Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini Suku Paling Terasing di Dunia, Tak Tersentuh Peradaban Tapi Hidup Ribuan Tahun

Ini Suku Paling Terasing di Dunia, Tak Tersentuh Peradaban Tapi Hidup Ribuan Tahun sentinelese. ©Indian Coastguard, Courtesy of Survival International

Merdeka.com - Pada 2018 seorang misionaris Kristen asal Amerika Serikat tewas dibunuh orang-orang dari suku terasing saat dia mengunjungi pulau Sentinel Utara tempat mereka tinggal di Samudera Hindia, di antara India dan Myanmar.

Sejak itu suku Sentinel jadi sorotan dunia.

Saat ini setidaknya ada lebih dari 100 suku bangsa di dunia yang belum pernah terkontak sebelumnya. Dan Suku Sentinel adalah suku paling terisolasi di dunia.

Dilansir IFL Science, Rabu (14/6), selain melawan kontak dari kolonialisme dan globalisme, suku ini telah melawan kontak dengan dunia luar setelah ribuan tahun, bahkan suku ini pernah melawan upaya penyelamatan saat mereka dilanda tsunami.

Suku ini tinggal di suatu pulau terpencil yang memiliki ukuran hampir sebesar daerah Manhattan di New York, AS.

Undang-undang India melarang siapapun untuk berada kurang dari 9,26 kilometer dari pulau tersebut untuk menghargai cara hidup masyarakat setempat dan untuk melindungi mereka dari penyakit, sebab mereka belum memiliki imunitas terhadap beberapa penyakit.

Sekitar seratus orang

orang rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Di sebelah timur pulau hunian orang Sentinel, terdapat Kepulauan Andaman. Meskipun begitu, masyarakat antar dua kepulauan ini jarang sekali tercatat pernah berkontak dengan satu sama lain.

Sophie Grig, pejabat senior Riset dan Advokasi Survival International mengatakan "karena mereka tidak memiliki tetangga lain, suku ini merupakan salah satu suku yang paling terisolasi di dunia."

Dunia luar masyarakat Sentinel tidak mengetahui banyak tentang masyarakat ini. Sensus India pada tahun 2011 memprediksi hanya terdapat 15 orang yang menghuni Pulau Sentinel Utara, meskipun angka aslinya mungkin mencapai 100 orang.

Sejauh ini, observasi dari laut mengungkapkan setidaknya ada 100 orang yang tinggal di pulau ini yang tinggal di dalam tiga kelompok utama.

Umumnya, terdapat dua macam hunian mereka, yaitu rumah komunal besar dan rumah pasang-bongkar yang tidak memiliki dinding.

Tidak membuahkan hasil

hasil rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Ada berbagai upaya untuk mengintegrasikan masyarakat Sentinel dengan masyarakat umum India sejak 1970, dan upaya ini selalu tidak membuahkan hasil.

Grig mengatakan "sekitar tahun 1990-an, orang dari suku Sentinel sempat memperbolehkan orang asing untuk mengunjungi pulaunya dan bahkan mengambil beberapa kelapa dari pantainya."

"Bagaimanapun, setelah itu, orang-orang Sentinel menjadi agresif dan menolak semua orang yang hendak mengunjungi pulaunya, tidak ada yang tahu pasti mengapa," kata Grig.

Dari berbagai upaya kontak dan penolakan masyarakat setempat terhadap orang asing, masyarakat Sentinel hingga saat ini masih hidup seperti biasanya.

"Beberapa tahun lalu, orang bilang mustahil suku terasing bisa bertahan hidup menghadapi masa depan. Tapi nyatanya kini kita tahu ada lebih banyak suku terasing yang masih bertahan hidup dibanding satu dasawarsa lalu," ujar Grig.

"Mereka hidup di pulau ini beribu tahun lamanya, bahkan mungkin puluhan ribu tahun. Mereka terlihat sehat, mereka bertahan dan mereka memilih cara hidup seperti itu."

Reporter Magang: Qaulan Maruf Indra

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP