Ini Respons China Atas Penangkapan Putri Pendiri Huawei

Jumat, 7 Desember 2018 19:20 Reporter : Pandasurya Wijaya
Ini Respons China Atas Penangkapan Putri Pendiri Huawei Putri Bos Huawei Meng Wanzhou. ©REUTERS/Alexander Bibik

Merdeka.com - Penangkapan kepala keuangan sekaligus putri dari Huawei, Meng Wanzhou, di Kanada Sabtu lalu atas permintaan pemerintah Amerika Serikat membuat China geger. Kementerian Luar Negeri China kemarin menyerukan agar Meng segera dibebaskan dan meminta penjelasan kepada Amerika Serikat dan Kanada soal mengapa dia ditahan.

"Penangkapan tanpa alasan jelas adalah pelanggaran hak asasi," ujar pernyataan dari juru bicara Kementerian Luar Negeri China, seperti dilansir laman BBC, Kamis (6/12).

"Kami sudah menyampaikan pernyataan serius kepada Kanada dan AS, meminta agar kedua negara menjelaskan alasan penangkapan dan segera membebaskan dia untuk melindungi hak-haknya."

Koran pemerintah China, Global Times, dalam tajuk rencananya mengatakan penangkapan itu memperlihatkan Washington memilih pendekatan jahat dan hal itu tidak akan menghentikan Huawei dalam jaringan 5G di pasaran.

Global Times juga menyatakan tindakan AS itu bertentangan dengan 'kesepakatan' yang telah dicapai Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping dalam pertemuan G20 di Buenos Aires, Argentina, pekan lalu.

Meng Wanzhou, Kepala keuangan perusahaan teknologi asal China, ditangkap di Vancouver, Kanada Sabtu lalu atas permintaan pemerintah AS. Penangkapan Meng tak diungkapkan oleh pihak berwenang Kanada hingga Rabu 5 Desember.

Anggota parlemen AS mengecam Huawei dengan alasan perusahaan itu mengancam keamanan negara. [pan]

Topik berita Terkait:
  1. China
  2. Huawei
  3. Amerika Serikat
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini