Ingin Jadi Sinterklas, Remaja Austria Malah Terjebak di Cerobong Asap
Merdeka.com - Remaja usia 14 tahun di Linz, Austria malah terjebak dalam cerobong asap ketika dia ingin menjadi Sinterklas. Tetangga kemudian memanggil bantuan setelah mendengar tangisan minta tolong remaja itu.
Dikutip dari laman DW Indonesia, Sabtu (29/12), setelah 3 jam terjebak dalam cerobong asap, petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil mengeluarkan remaja itu.
Untungnya, suara teriakan minta tolong sang remaja terdengar oleh tetangganya, Muharrem (49).
"Saya menonton TV lebih lama dari biasanya dan akan segera tidur lalu tiba-tiba saya mendengar suara tangisan dan teriakan keras meminta bantuan sekitar pukul 03.30 waktu setempat," ujarnya pada harian Österreichn di Austria.
Pertama-tama Muharrem memanggil polisi. Sebelum polisi tiba, ia pun memanjat loteng untuk melihat sumber suara. Muharrem pun menempelkan telinga pada cerobong asap dan dari sisi lain ia mendengar suara seseorang yang terjebak di dalamnya.
"Saya bilang jangan takut dan saya akan mencari bantuan," jelasnya.
Memanjat Atap Rumah
Saat petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian, mereka pun membongkar cerobong asap dan segera memberi pertolongan.
Setelah tiga jam di dalam cerobong asap, sang remaja mengalami sedikit hipotermia dan luka ringan, menurut kantor berita DPA.
Remaja asal Ceko ini mengatakan bahwa ia sengaja memanjat atap rumah dan masuk ke dalam cerobong dari atas.
Alasannya, ingin mendapatkan pemandangan indah Austria dari atap rumah dan ingin mencoba jadi Sinterklas. Setelah memanjat ke cerobong, anak lelaki ini pun terjebak di dalam cerobong dan tidak bisa keluar hingga petugas pemadam kebakaran tiba.
Sumber: Liputan6.com
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya