Indonesia bakal jadi penengah sengketa Laut China Selatan
Merdeka.com - Sengketa kepemilikan Laut China Selatan antara China dengan beberapa negara di ASEAN terus terjadi. China mengklaim sembilan titik batas wilayah yang bersinggungan langsung dengan Laut Natuna milik Indonesia. Namun, Indonesia akan terus aktif dalam memberikan solusi terkait sengketa kepemilikan laut tersebut.
Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia A. M. Fachir mengatakan secara aktif Indonesia akan jadi penengah permasalahan sengketa tersebut.
"Kita akan terus tentu saja dengan berbagai pendekatan khusus dan terus aktif dalam berbagai forum," ujar Wamenlu saat ditemui di Kementerian Luar Negeri Indonesia, Senin (11/5).
Bagi Fachir, pendekatan merupakan bagian dari solusi. Dan Indonesia akan mendekatkan semua stakeholder, serta akan terus jadi bagian dari penyelesaian masalah tersebut.
Fachir juga menjelaskan, permasalahan Laut China Selatan bukanlah sebuah konflik.
"Ini bukan konflik, jadi kita berikan agar masing-masing menampilkan kepentingan bersama adalah stabilitas dan dengan stabilitas ini akan terus membangun," lanjut dia.
Laut Natuna masih merupakan bagian dari Indonesia. Kabupaten yang masuk dalam Provinsi Kepulauan Riau ini terletak di tengah Laut China Selatan yang kali ini jadi sumber konflik antara China, Filipina, dan Vietnam. (mdk/pan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya