Ilmuwan Kaget Temukan Cakar Raksasa Burung Purba Berusia 3300 Tahun Masih Utuh
Merdeka.com - Ahli telah menemukan cakar raksasa berusia 3300 tahun milik seekor burung yang telah punah selama 800 tahun terakhir.
Cakar tersebut ditemukan oleh para anggota Ahli Speleologi Selandia Baru pada 1987 saat sedang melintasi jaringan gua Gunung Owen di negara tersebut.
Ternyata, pemilik cakar raksasa ini adalah burung Moa.
Awalnya mereka mengira cakar ini milik dinosaurus. Mereka juga terkejut saat melihat masih ada otot dan jaringan kulit yang menempel pada cakar raksasa ini.
Ukuran burung Moa sangat bervariasi. Ada yang sebesar kalkun, ada pula yang berukuran jauh lebih besar dari unta.
Dari sembilan spesies yang ada, dua spesies terbesar burung Moa memiliki tinggi sekitar 3,6 meter dan beratnya kira-kira 230 kilogram.
Burung Moa adalah hewan darat herbivora terbesar yang mendominasi hutan Selandia Baru. Elang Haast adalah satu-satunya pemangsa alami mereka sebelum manusia tiba.
Bangsa manusia mulai menginjakkan kaki di pulau itu pada awal tahun 1300-an. Bangsa tersebut adalah orang Maori dan Polinesia.
Namun sayang, tidak lama setelah manusia tiba, burung Moa sudah punah dan tidak pernah terlihat lagi.
Seorang ahli Paleozoologi terkenal Trevor Worthy berasumsi kepunahan Moa disebabkan oleh perburuan dan pengurangan habitat.
"Kesimpulan yang tak terhindarkan adalah burung-burung ini tidak tua, tidak dalam usia tua dari garis keturunannya dan akan menghilang dari dunia. Sebaliknya mereka adalah populasi yang kuat dan sehat ketika manusia bertemu dan memusnahkan mereka," jelas Worthy, dikutip dari laman Mysteries Unsolved, Rabu (1/3).
Apa pun alasan kepunahan burung Moa, semoga menjadi peringatan bagi kita untuk melestarikan spesies yang masih hidup dalam bahaya.
Reporter magang: Yobel Nathania
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya