Ibu di China Jual Anak Kembarnya Demi Beli Ponsel Baru

Selasa, 10 September 2019 17:04 Reporter : Merdeka
Ibu di China Jual Anak Kembarnya Demi Beli Ponsel Baru Ilustrasi bayi. ©2015 Pixabay

Merdeka.com - Pepatah mengatakan kasih ibu sepanjang masa, namun berbeda dengan seorang ibu tunggal di China yang tega menjual anak kembarnya demi uang.

Media China melaporkan, Ma nama ibu tunggal tersebut, menjual bayi kembar laki-laki yang baru saja dilahirkannya September tahun lalu dengan harga sebesar 65.000 yuan (USD 12.600) atau 177 juta rupiah.

Penjualan itu diketahui oleh pihak kepolisian baru-baru ini dalam penyelidikan kasus yang berbeda (10/9).

Dikutip dari laman Asia One, Selasa (10/9), Ma berusia 20 tahunan dan berasal dari provinsi Zhejiang mengatakan, dia melakukan hal ini karena tak punya uang dan memiliki banyak utang.

Orang tua Ma marah dan tidak membantu melunasi utang-utang Ma karena dia hamil di luar nikah.

Hal yang lebih buruk lagi, ayah dari anak kembar tersebut, Wu, tidak mau bertanggung jawab atas kedua anaknya.

Sang ayah juga tidak bisa ditemukan ketika bayi itu lahir dan baru muncul untuk menemui Ma agar melunasi utangnya setelah dia tahu bayi-bayi tersebut telah dijual.

Hasil penjualan bayi itu kemudian dibagi dua antara Ma dan si ayah bayi kembar. Ma lalu menggunakan uang bagiannya untuk melunasi kartu kreditnya dan membeli ponsel baru.

Setelah polisi berhasil menangkap mereka, sayangnya uang tersebut telah habis dipakai.

Bayi yang dijual tersebut telah ditemukan berada di rumah sebuah pasangan di Provinsi Anhui, dan dikembalikan kepada orang tua Ma.

Dilansir dari Inkstone, kejadian serupa pernah terjadi pada 26 Juni lalu. Enam orang ditangkap karena menjual bayi laki-laki melalui media sosial.

Bayi tersebut dijual seharga 60.000 yuan (USD 9.200) atau sekitar 129 juta rupiah.

Laporan investigasi oleh Xiaoxiang Morning Post menemukan, sekelompok orang di Kota Yiyang, Provinsi Hunan, diduga menjalankan praktek perdagangan manusia melalui aplikasi pesan populer WeChat.

Polisi menyatakan, beberapa media dan seorang informan yang tidak diketahui namanya melaporkan, bayi-bayi dari sebuah rumah sakit di Yiyang telah diperdagangkan dan aparat telah menangkap tiga tersangka di tempat kejadian.

Perdagangan anak semakin marak terjadi di China. Anak-anak yang terlantar atau diculik sering dijual atau dibawa ke kota-kota pesisir yang makmur.

Terkadang anak-anak tersebut dijual kepada pasangan yang tidak memiliki anak sendiri, atau menginginkan anak laki-laki tetapi terikat pada aturan keluarga.

Anak laki-laki biasanya dikenakan tarif lebih tinggi dibandingkan anak perempuan.

Reporter magang: Ellen RiVeren [pan]

Topik berita Terkait:
  1. China
  2. Penjualan Bayi
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini