Hasil Tes DNA, Pemimpin ISIS di Filipina Dipastikan Tewas

Selasa, 16 April 2019 21:33 Reporter : Pandasurya Wijaya
Hasil Tes DNA, Pemimpin ISIS di Filipina Dipastikan Tewas Tentara Filipina hadapi militan Maute. ©REUTERS/Romeo Ranoco

Merdeka.com - Pemerintah Filipina kemarin memastikan pemimpin kelompok militan Maute, simpatisan ISIS, Abu Dar, tewas setelah operasi militer selama berbulan-bulan.

"Itu artinya orang yang mengaku pemimpin ISIS yang sudah tewas. Kelompok mereka sementara ini tanpa pemimpin dan tercerai-berai setelah operasi militer yang sukses," kata Menteri Pertahanan Delfin Lorenzana, seperti dilansir laman the Guardian, Minggu (14/4).

Militer Filipina mengumumkan kematian Abu Dar yang bernama asli Benito Marohombsar Maret lalu setelah pertempuran di Tuburan, dekat Kota Marawi, tapi karena masih diliputi keraguan maka tes DNA dilakukan.

"Rekan sejawat kita dari AS memastikan kematiannya," kata Komandan Marawi, Kolonel Romeo Brawner.

Abu Dar diketahui ikut merencanakan pengepungan Marawi pada 2017 bersama pemimpin ISIS Isnilon Happilon dan pentolan kelompok Maute, Abdullah Maute, yang keduanya kemudian tewas lebih dulu. Pertempuran di Marawi berlangsung selama lima bulan sampai akhirnya militer Filipina bisa merebut kembali kota berpenduduk mayoritas muslim itu.

Abu Dar melarikan diri ke pegunungan setelah pertempuran di Maute itu dan dia melanjutkan perekrutan anggota. Militer kemudian melancarkan operasi untuk memburunya hingga menyebabkan ribuan warga sipil mengungsi.

Pertempuran di Tuburan terjadi beberapa pekan setelah militer menyerbu kamp Abu Dar di Kota Sultan Dumalundong. Jasad Abu Dar ditemukan di samping tumpukan sampah yang direkayasa, pertanda ada upaya untuk membawa mayatnya dari lokasi itu. Luka tembakan di punggungnya berakibat fatal.

"Mereka mencoba lari dan mungkin karena dia sudah mati jadi dia ditinggalkan. Kami menemukan mayatnya, wajahnya bekas dibakar, mungkin supaya dia tidak bisa dikenali," kata Brawner.

Abu Dar adalah sosok yang diyakini penerus pemimpin ISIS di Marawi, Isnilon Hapilon.

"Abu Dar adalah orator ulung, bahkan lebih hebat dari Umar Maute. Wawasannya tentang Alquran juga hebat. Kita bisa sangat mempercayainya," kata seorang mantan anggota militan Maute yang direkrut Abu Dar dan menyerahkan diri kepada militer akhir tahun lalu. [pan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini