Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Gua Buatan Bangsa Viking Ditemukan di Islandia, Fungsinya untuk Kandang Ternak

Gua Buatan Bangsa Viking Ditemukan di Islandia, Fungsinya untuk Kandang Ternak

Para arkeolog dari Institut Arkeologi Islandia baru-baru ini menemukan struktur yang saling terhubung, yang tidak hanya jauh lebih besar dari perkiraan awal, tetapi juga jauh lebih tua, selama penggalian di gua buatan manusia era Viking di dekat Oddi, Islandia selatan.


Gua buatan manusia di Oddi pertama kali ditemukan pada 2018. Arkeolog meyakini gua buatan manusia itu dikerjakan pada pertengahan abad ke-10. Proyek penelitian terbaru mengungkapkan keberadaan gua yang jauh lebih besar, yang terhubung ke sistem gua yang lebih luas.

"Ukuran struktur ini begitu besar, belum pernah ada penelitian tentang struktur sebesar ini, dan tentu tidak dari periode waktu ini di Islandia," jelas arkeolog yang juga ketua penelitian, Kristborg Þórsdóttir, seperti dilansir Arkeonews.
Foto: Lísabet Guðmundsdóttir

Gua Buatan Bangsa Viking Ditemukan di Islandia, Fungsinya untuk Kandang Ternak

Oddi pada suatu masa merupakan salah satu pusat budaya dan politik paling penting di Islandia dan menjadi tempat tinggal bagi keluarga kuat yang dikenal sebagai Oddverjar. Saemundur yang Terpelajar sekitar tahun 1056 hingga 1133 merupakan seorang anggota keluarga yang sangat terkenal, menulis kronik awal Raja-raja Norwegia. Dirinya belajar di Prancis dan menulis salah satu sejarah awal raja-raja Norwegia, meskipun naskah tersebut telah hilang.

Pemukiman tersebut kemudian tumbuh menjadi pusat utama kebudayaan dan pembelajaran. Seseorang bernama Porlakur Porhallsson yang merupakan santo pelindung Islandia, belajar sejak berusia sembilan tahun sekitar tahun 1142 hingga1147 M .

Selama proses penelitian, Kristborg dan timnya menghadapi tantangan terbesar dalam mengamankan gua, memastikan agar tidak runtuh menimpa orang-orang yang sedang bekerja di dalamnya. Kondisi batu yang rapuh dan kedalaman gua menjadi masalah utama yang dapat mengakibatkan risiko yang berbahaya.

Selain itu, waktu juga menjadi sangat berharga bagi tim, yang merasa setiap keterlambatan dapat mengakibatkan hilangnya artefak dan data berharga. Gua-gua tersebut tidak hanya berada pada kedalaman yang signifikan, yang menjadi risiko bagi para arkeolog yang terlibat dalam penggalian, tetapi juga terbuat dari batu pasir. Diperkirakan gua-gua tersebut tidak digunakan untuk waktu yang lama karena sangat rentan terhadap disintegrasi.

Hasil penelitian saat ini menunjukkan sebuah gereja bersejarah, peternakan, dan rumah pastur telah ditemukan. Bahkan, pada saat Kekristenan tiba di Islandia sekitar tahun 1000 M, Oddi menjadi salah satu lokasi awal yang mendirikan gereja.
Foto: Kristborg Þórsdottir

Gua Buatan Bangsa Viking Ditemukan di Islandia, Fungsinya untuk Kandang Ternak

Para arkeolog meyakini gua baru yang ditemukan mungkin adalah nautahellir, sebuah kandang abad pertengahan yang digunakan untuk ternak sapi dan kuda. Gua-gua semacam itu disebutkan dalam "Legenda Para Santo" karya Uskup Porlakur dari tahun 1210 hingga 1250 M. Di dalamnya menceritakan tentang sebuah nautahellir runtuh dengan 12 ekor banteng masih berada di dalamnya, dan hanya satu dari hewan tersebut yang berhasil diselamatkan dari puing-puing.

"Walaupun lebih tua dari itu, kemungkinan besar gua digunakan untuk ternak," kata Kristborg. "Apakah itu untuk banteng tertentu, kita tidak tahu. Tetapi sejarah penggunaannya jelas berlangsung lebih jauh daripada yang telah kita lacak sejauh ini," tambahnya.


Namun, masih terdapat banyak hal yang tidak diketahui oleh para peneliti tentang gua buatan manusia ini. Diperkirakan, gua tersebut digunakan untuk tujuan lain sebelum akhirnya menjadi sebuah kandang ternak.

Gua Buatan Bangsa Viking Ditemukan di Islandia, Fungsinya untuk Kandang Ternak

Kristborg mengatakan gua-gua di Oddi memiliki kisah yang rumit dan menarik untuk diceritakan, tetapi penelitian saat ini mengharuskan dirinya dan rekannya untuk tetap fokus.

Foto: Archaeological Institute of Iceland

“Ini adalah bangunan-bangunan besar dan sistem gua yang sangat besar yang baru sekarang kita mulai memahaminya,” kata Kristborg.


“Untuk mengungkap seluruhnya dan melacak sejarah penggunaan gua-gua ini secara rinci, kita perlu melakukan penelitian yang jauh lebih besar dengan staf yang jauh lebih besar.”

Ingin Cari Fosil di Pantai, Bocah 8 Tahun Malah Temukan Gesper Viking Berusia 900 Tahun
Ingin Cari Fosil di Pantai, Bocah 8 Tahun Malah Temukan Gesper Viking Berusia 900 Tahun

Bocah delapan tahun asal Swedia menemukan artefak zaman Viking ketika sedang berlibur di pantai dengan keluarganya.

Baca Selengkapnya icon-hand
Pemakaman Viking Terbesar Ditemukan di Eropa, Isinya Kuburan Para Bangsawan Beserta Harta Benda Mereka
Pemakaman Viking Terbesar Ditemukan di Eropa, Isinya Kuburan Para Bangsawan Beserta Harta Benda Mereka

Penemuan kuburan Viking terbesar di Eropa telah menghebohkan dunia arkeologi.

Baca Selengkapnya icon-hand
Sedang Istirahat Saat Naik Gunung, Pendaki Temukan Pedang Viking Berusia 1.250 Tahun
Sedang Istirahat Saat Naik Gunung, Pendaki Temukan Pedang Viking Berusia 1.250 Tahun

Seorang pendaki bernama Goran Olsen tidak sengaja menemukan pedang Viking di Norwegia.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Temuan Unik Makam Perempuan Viking Ungkap Rahasia Mengejutkan
Temuan Unik Makam Perempuan Viking Ungkap Rahasia Mengejutkan

Seorang pendaki gunung menemuan sebuah bros unik berusia 1.200 tahun di pegunungan Swedia.

Baca Selengkapnya icon-hand
Tak Menyangka, Barang yang Setiap Hari Dipakai Ini Hasil Inovasi Bangsa Viking
Tak Menyangka, Barang yang Setiap Hari Dipakai Ini Hasil Inovasi Bangsa Viking

Berikut adalah barang-barang inovasi yang dibuat bangsa viking.

Baca Selengkapnya icon-hand
Penemuan Kepala Naga di Danau Bikin Arkeolog Berdebar, Ada Kaitannya dengan Bangsa Viking
Penemuan Kepala Naga di Danau Bikin Arkeolog Berdebar, Ada Kaitannya dengan Bangsa Viking

Penemuan "kepala naga" kecil ini mendebarkan para arkeolog.

Baca Selengkapnya icon-hand
Jadi Bencana Terburuk, Kerugian Kebakaran Hutan di Hawai Mencapai Rp91,5 Triliun
Jadi Bencana Terburuk, Kerugian Kebakaran Hutan di Hawai Mencapai Rp91,5 Triliun

Kerugian terbesar terjadi di kota bersejarah yaitu Lahaina, di mana api membakar 2.100 hektare dan menghancurkan hampir 2.200 bangunan.

Baca Selengkapnya icon-hand
Di Tengah Hujan Salju, Pria Ini Temukan Gelang dan Koin Viking dari 1.000 Tahun Lalu
Di Tengah Hujan Salju, Pria Ini Temukan Gelang dan Koin Viking dari 1.000 Tahun Lalu

Gelang tersebut kemungkinan digunakan sebagai alat pembayaran.

Baca Selengkapnya icon-hand
Islandia Satu-satunya Negara Tanpa Gangguan Nyamuk, Kok Bisa?
Islandia Satu-satunya Negara Tanpa Gangguan Nyamuk, Kok Bisa?

Nyamuk tidak di temukan di Islandia. Sejumlah faktor menjadi penyebab serangga pengisap darah itu tidak dapat hidup di sana.

Baca Selengkapnya icon-hand