Fosil Wanita 2.200 Tahun Ditemukan di Dalam Pohon, Pakai Baju Mewah dan Perhiasan
Merdeka.com - Seorang wanita bangsa Celtic ditemukan terkubur di dalam pohon bersama harta mewahnya di Zürich, Swiss. Bangsa yang menguburkan jenazah wanita berusia 2.200 tahun adalah bangsa Kelt dari Zaman Besi .
Jenazah wanita ini mengenakan wol kulit domba yang sangat indah, selendang, dan mantel kulit domba.
Dilansir dari Mysteries Unsolved, menurut Kantor Pembangunan Perkotaan, wanita yang diperkirakan meninggal pada umur 40 tahun itu mengenakan kalung dari kaca-kaca biru dan manik-manik amber, gelang perunggu, serta rantai perunggu bertahtakan liontin.
Penemuan ini ditemukan oleh karyawan yang sedang mengerjakan proyek pembangunan di kompleks Sekolah Kern, Aussersihl Zürich.
Sebelum wanita ini, ada penemuan jenazah laki-laki lain di wilayah kampus tersebut pada 1903.
Jenazah laki-laki itu memperlihatkan status sosial yang tinggi, membawa pedang, perisai, dan tombak serta berpakaian prajurit lengkap.
Mengingat fakta kedua jenazah ini terkubur sekitar 200 SM, Office for Urban Development menyatakan ada kemungkinan mereka saling mengenal.
Arkeolog kemudian menganalisis tulang jenazah wanita tersebut.
Hasilnya menyatakan wanita itu dibesarkan di Lembah Limmat Zürich, wilayah yang sama tempat dia dimakamkan.
Sementara itu, arkeolog sebelumnya telah mengidentifikasi bukti pemukiman Celtic terdekat yang berasal dari abad pertama SM.
Para peneliti meyakini pria dan wanita itu berasal dari pemukiman kecil yang berbeda, yang belum ditemukan.
Menurut Adam H. Graham, Celtic sering dihubungkan dengan Kepulauan Inggris. Pada kenyataannya, suku Celtic meliputi sebagian besar Eropa, menetap di Austria, Swiss, dan negara lain di utara batas Kekaisaran Romawi.
Reporter magang: Yobel Nathania
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya