Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Erdogan: Turki akan cabut status darurat setelah pemilu

Erdogan: Turki akan cabut status darurat setelah pemilu Pendukung Erdogan rayakan kemenangan dalam referendum Turki. ©REUTERS

Merdeka.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa pemerintah berencana mencabut status darurat militer setelah pemilu 24 Juni, dalam wawancara khusus yang disiarkan CNN.

"Status darurat negara akan dibahas dan dicabut setelah pemilu," ujar Erdogan seperti dilansir dari laman Anadolu Agency, Jumat (8/6).

Turki mengumumkan darurat militer untuk pertama kalinya pada 20 Juli 2016, setelah upaya kudeta yang gagal. Organisasi yang berafiliasi dengan kelompok Fetullah Gullen (FETO) diduga berada dibalik kudeta yang menewaskan 250 orang dan melukai 2.200 orang.

Pada 18 April tahun ini, Turki telah memperpanjang keadaan darurat selama tiga bulan untuk ketujuh kalinya.

Erdogan mengatakan perjuangan melawan kelompok teror FETO berlanjut dengan tempo yang sama dengan malam 15 Juli 2016.

Ankara menuduh FETO berada di belakang kampanye jangka panjang untuk menggulingkan negara melalui infiltrasi institusi Turki, khususnya militer, polisi dan pengadilan.

(mdk/frh)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP