Erdogan Bertemu Putin, Turki-Rusia Capai Kesepakatan Gencatan Senjata di Suriah
Merdeka.com - Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mencapai kesepakatan gencatan senjata di Provinsi Idlib, Suriah, setelah mengadakan pertemuan selama tiga jam di Moskow, Rusia kemarin.
Kedua pemimpin negara itu menyampaikan keterangan pers usai bertemu empat mata, seperti dilansir laman Press TV, Jumat (6/3).
Erdogan mengatakan kepada wartawan, gencatan senjata akan berlaku mulai tengah malam dan Putin mengatakan "Saya berharap kesepakatan ini akan menjadi landasan penghentian kegiatan militer di zona de-eskalasi di Idlib."
Zona itu dan beberapa zona serupa lain sebelumnya dibuat di Suriah pada waktu pertemuan Turki, Rusia, dan Iran di Ibu Kota Astana, Kazakhstan, awal 2017.
Turki diizinkan mendirikan sejumlah pos pemantauan untuk ikut berkontribusi dalam upaya de-eskalasi. Namun tentara Turki dilaporkan beroperasi di luar daerah yang semestinya dan terlibat kontak senjata dengan tentara Suriah.
Turki juga diketahui membekingi sejumlah kelompok militan di Idlib yang memerangi tentara Suriah.
Putin mengatakan dia berharap kesepakatan kemarin akan "menghentikan penderitaan warga yang damai". Sementara Erdogan mengatakan, "Kami akan bekerja sama untuk memasok bantuan bagi rakyat Suriah yang memerlukan."
Beberapa saat sebelum kesepakatan kemarin diumumkan, kantor berita Rusia, RIA, melaporkan, militan di Idlib terus melancarkan serangan ke Kota Saraqib, lokasi di mana polisi militer Rusia ditempatkan.
Presiden Suriah Basyar al-Assad sebelumnya sudah mengatakan pasukannya akan merebut kembali setiap jengkal tanah wilayahnya yang dikuasai militan pemberontak. Suriah mengatakan Ankara memanfaatkan pos pemantauan di Idlib untuk mendukung kelompok militan.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya