Empat Pria Muslim di AS Dibunuh

Senin, 8 Agustus 2022 10:32 Reporter : Hari Ariyanti
Empat Pria Muslim di AS Dibunuh Muslim di AS menggelar salat tarawih di Times Square, New York City. ©Screen grab video CBS New York

Merdeka.com - Empat Muslim di Albuquerque, New Mexico, Amerika Serikat (AS) dibunuh dan diduga keempat pembunuhan ini berkaitan.

Pihak berwenang di Albuquerque mengumumkan pembunuhan pria Muslim keempat pada Sabtu dan mengatakan ada alasan untuk meyakini kematian pria tersebut berkaitan dengan kasus pembunuhan tiga pria Muslim sebelumnya.

"Penembakan-penembakan ini mencemaskan," jelas Kepala Departemen Kepolisian Albuquerque, Harold Medina dalam konferensi pers pada Sabtu, dikutip dari CNN, Senin (8/8).

"Kami mengerahkan setiap sumber daya yang memungkinkan untuk penyelidikan ini," lanjutnya.

Penyelidikan ini juga dibantu FBI.

Menurut rilis departemen kepolisian, anggota polisi Albuquerque menanggapi laporan adanya penembakan pada Jumat tengah malam di Truman St dan Grand Ave dan menemukan korban telah meninggal. Korban tersebut seorang pria Muslim diperkirakan berusia 20an tahun berasal dari Asia Selatan. Identitas korban belum dikonfirmasi.

Kematian pria ini terjadi sehari setelah pihak berwenang menetapkan ada keterkaitan antara pembunuhan Muhammad Afzaal Hussain (27) dan Aftab Hussein (41), keduanya Muslim dari Pakistan dan dibunuh di Albuquerque selatan dalam dua pekan terakhir. Para penyelidik sedang berusaha memastikan apakat pembunuhan Mohammad Ahmadi pada November tahun lalu juga berkaitan. Ahmadi, Muslim asal Afghanistan, dibunuh di luar tempat usaha yang dia kelola bersama kakaknya.

Gubernur New Mexico, Michelle Lujan Grisham menyampaikan pihaknya mengerahkan anggota polisi tambahan ke Albuquerque bekerja sama dengan otoritas daerah dan federal untuk mengadili pelaku.

"Mereka AKAN ditemukan," tulisnya di Twitter.

"Pembunuhan yang menargetkan warga Muslim Albuquerque sangat membuat murka dan sangat tidak bisa diterima," lanjutnya.

"Kami akan terus mengupayakan segala yang kami bisa untuk membantu komunitas Muslim Albuquerque dan New Mexico dalam masa sulit ini. Kalian orang New Mexico, Anda diterima di sini, dan kami bersama Anda."

Pihak berwenang mengumumkan imbalan sebesar USD 15.000 bagi siapapun yang memiliki informasi terkait pelaku pembunuhan.

Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) mengumumkan, imbalan tersebut ditambah USD 10.000 bagi siapapun yang memiliki informasi untuk menemukan pelaku.

"Nyawa Muslim Albuquerque dalam bahaya. Siapapun yang bertanggung jawab atas serangkaian penembakan keji dan penuh kebencian ini harus ditemukan dan dihentikan - sekarang," jelas Wakil Direktur Nasional CAIR, Edward Ahmed Mitchell dalam pernyataannya.

"Kami berterima kasih pada penegak hukum daerah, negara bagian, dan federal atas upaya mereka yang masih berlangsung untuk mengatasi krisis ini, dan kami menyerukan pemerintahan Biden untuk memastikan seluruh sumber daya pihak berwenang diperlukan untuk melindungi komunitas Muslim Albuquerque dan menghentikan mereka yang bertanggung jawab atas kejahatan mengerikan ini sebelum mereka mencabut nyawa semakin banyak orang-orang tidak berdosa." [pan]

Baca juga:
Anak Dibunuh Sadis, Ibu Ini Tak Dendam Justru Maafkan & Peluk Pembunuh dengan Ikhlas
Doakan Keluarga Muslim yang Tewas Dibunuh, Warga Kanada Salat Berjemaah di Jalan
Saksi pembunuhan Imam masjid New York merasa pelakunya bukan Morel
Polisi kesulitan korek motif sang pembunuh Imam Masjid New York
Keluarga akui Oscar Morel sang penembak imam New York benci Islam
Penembak imam masjid New York bernama Oscar Morel
Ratusan muslim AS hadiri upacara pemakaman Imam Masjid New York

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini