Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dukung Israel, Guatemala bakal pindahkan kedubes ke Yerusalem

Dukung Israel, Guatemala bakal pindahkan kedubes ke Yerusalem PM Israel bertemu Presiden Guatemala. ©2017 timesofisrael.com

Merdeka.com - Presiden Guatemala Jimmy Morales mengatakan negara di Amerika Tengah akan memindahkan kedutaan besarnya di Israel ke Yerusalem. Guatemala menjadi salah satu dari sembilan negara yang tidak setuju resolusi Majelis Umum PBB terkait keputusan Presiden AS yang menyatakan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Jimmy Morales mengatakan di akun Facebook resminya, setelah melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dia memutuskan untuk menginstruksikan kementerian luar negeri negaranya untuk memindahkan kedutaan dari Tel Aviv ke Yerusalem.

"Kami berbicara tentang hubungan baik yang kami miliki pada negara-negara lain setelah Guatemala mendukung pembentukan negara Israel," tulis Morales.

"Salah satu topik (percakapan) yang paling penting adalah kembalinya kedutaan Guatemala ke Yerusalem. Jadi saya informasikan bahwa saya telah menginstruksikan kanselir untuk memulai koordinasi masing-masing agar hal itu bisa terjadi," tambahnya, dilansir dari Times of Israel, Senin (25/12).

"Amerika Latin selalu bersahabat dengan Israel, tapi saya pikir kita berada pada posisi di mana hubungan ini bisa jauh, jauh, jauh lebih maju," kata Netanyahu kepada Morales dalam sebuah pertemuan publik di Kantor Perdana Minsiter di Yerusalem.

Guatemala adalah tempat tinggal bagi sekitar 1.000 orang Yahudi yang berpenduduk 15 juta jiwa.

Resolusi yang disahkan di PBB yang menyatakan bahwa tindakan AS di Yerusalem batal demi hukum. Suara yang dikumpulkan sebanyak 128 banding 9 adalah kemenangan bagi orang-orang Palestina. Namun jumlah tersebut masih gagal dari yang sudah diprediksi. Tiga puluh lima negara abstain dan 21 menjauh dari pemungutan suara.

Guatemala dan Israel bergabung dengan Honduras, Kepulauan Marshall, Mikronesia, Nauru, Palau dan Togo yang memberikan suara berpihak pada Amerika Serikat dan menentang tindakan tersebut. Ada juga 35 abstain dan 21 negara absen atau tidak memilih sama sekali.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP