Duduk bersebelahan dengan biksu di pesawat, wanita ini dipindahkan

Minggu, 2 Oktober 2016 17:00 Reporter : Muhammad Radityo
Duduk bersebelahan dengan biksu di pesawat, wanita ini dipindahkan Ilustrasi pesawat ©REUTERS/Mike Segar

Merdeka.com - Seorang penumpang wanita Maskapai United Airlines mengajukan komplain diskriminasi usai kursinya diberikan kepada dua biksu Pakistan yang tidak ingin duduk bersebelahan dengan lawan jenis.

Mary Campos terbang dari California menuju Houston dikejutkan dengan pemberitahuan petugas jika kursi yang telah dipesan sebelumnya diganti.

Petugas tersebut awalnya mengaku bingung bagaimana cara menjelaskan alasannya. Lalu dia coba memberi pengertian kepada Mary bahwa ada dua penumpang dengan kepercayaan yang diyakininya untuk tidak duduk bersebelahan dengan lawan jenis.

"Bahkan dia juga tidak bisa (menolak) untuk dilayani petugas wanita," terang Marry, seperti dilansir dari laman Independent, Sabtu (1/10).

Marry lalu menulis surat komplain akibat perlakuan tidak menyenangkan kepada pihak maskapai,

"Bagaimana bila saya seorang transgender? bagaimana bila seluruh petugas pesawat ini adalah wanita? apa ada kepercayaan yang melarang seorang berinteraksi dengan perempuan tidak boleh ada di maskapai komersial?," tulisnya.

Pihak United Airlines menyatakan rasa penyesalan akibat ketidakpuasan pelanggan dalam penerbangan tersebut. Mereka mengaku akan meninjau kasus ini untuk ke depannya.

"Kami memegang teguh standar profesionalisme dan tidak ada toleransi terhadap bentuk diskriminasi apa pun," papar pihak maskapai.

Marry menegaskan tidak akan melayangkan gugatan. kendati begitu, dia meminta mereka (biksu Pakistan) untuk meminta maaf kepada seluruh penumpang di kereta, termasuk juga staf wanitanya.

"Saya pikir saya tinggal dalam budaya di mana wanita adalah sejajar dengan kaum pria," tukasnya. [ard]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini