Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dituduh lakukan pelecehan seks, Trump sebut dirinya korban

Dituduh lakukan pelecehan seks, Trump sebut dirinya korban Donald Trump. ©businessinsider

Merdeka.com - Donald Trump menyebut dirinya 'korban' kala beberapa wanita mengaku pernah mendapat pelecehan seksual dari dia. Calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik ini mengungkapkan hal itu kemarin.

"Seperti yang Anda lihat, saya adalah seorang korban dari sebuah kampanye politik yang menjadi sejarah di negaranya kita," ucapnya dalam pidatonya saat kampanye di Charlotte, North Carolina, Jumat malam waktu setempat, seperti dikutip dari CNN, Sabtu (15/10).

"Mereka (para wanita) datang setelah saya mencoba dan menghancurkan apa yang saya yakini sebagai gerakan yang sangat baik dalam sejarah negara kita," lanjut dia.

Komentar Trump dikeluarkan saat dia disebut mengabaikan nasihat tim kampanyenya untuk berfokus pada isu ekonomi daripada merespon semua tudingan yang dialamatkan padanya.

"Tim Kampanye saya selalu mengatakan, 'jangan bicara soal itu, bicara soal pekerjaan, tentang ekonomi', namun saya rasa saya harus mengatakan tentang ini karena kamu akan mengatakan sesuatu saat berselisih dengan seseorang," seru Trump.

Kemarin, Trump melakukan dua kampanye. Di semua kampanyenya tersebut, taipan Negeri Paman Sam ini membantah kasus yang dituduhkan padanya, yaitu mencium dan meraba tubuh wanita.

Beberapa waktu lalu, dua perempuan mengaku Donald Trump, calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, pernah melakukan pelecehan seksual pada mereka. Kisah keduanya dituangkan dalam situs New York Times.

Salah satu perempuan tersebut, Jessica Leeds mengatakan di depan kamera bagaimana Trump meremas payudaranya. Tak hanya itu, taipan AS itu juga berusaha untuk meletakkan tangannya di atas roknya saat mereka duduk di kabin kelas satu dalam penerbangan ke New York sekitar 1980 lalu.

Wanita kedua, Rachel Crooks, mendeskripsikan Trump menciumnya tepat di bibir pada 2005, di luar Menara Trump, ketika dia menjadi seorang resepsionis di sebuah firma real estate.

(mdk/ard)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP