Dilantik jadi PM Pakistan, mantan atlet kriket Imran Khan janjikan perubahan
Merdeka.com - Mantan atlet kriket yang banting setir jadi politikus, Imran Khan, resmi dilantik menjadi Perdana Menteri Pakistan hari ini. Upacara pelantikan Khan, menandai berakhirnya dekade kepemimpinan yang berputar antara dua partai pendiri dan kekuasaan militer negara bersenjata nuklir.
Dalam upacara pelantikan, PM berusia 65 tahun itu mengenakan sherwani hitam dan kacamata hitam. Dia didampingi oleh istri ketiga sekaligus penasihat spiritualnya, Bushara Bibi yang baru dinikahinya awal tahun ini.
Sambil meneteskan air mata dan menebar senyum, dia mengucapkan sumpahnya. Khan menjanjikan kepemimpinan baru yang bertanggung jawab dan mengutamakan kemakmuran. Dia juga berjanji akan memerangi korupsi yang telah mendarah daging di Pakistan dan mematahkan monopoli pemilik kekuasaan politik.
"Saya berjanji akan membawa perubahan yang telah lama diidam-idamkan oleh rakyat ini," katanya di depan anggota parlemen, dikutip dari Sky News, Sabtu (18/8).
Meski telah resmi memenangkan pemilu, namun keadaan tersebut masih belum diterima oleh pihak oposisi. Pemungutan suara kali ini dinilai paling kotor di Pakistan dan juga beberapa lain menuding militer mempengaruhi orang untuk memilih Khan selama masa kampanye.
Namun, pihak Khan dan juga militer menampik tuduhan tersebut. Sejak bulan lalu, partai oposisi juga telah menggelar aksi protes secara rutin.
Sebagaimana diketahui, partai Khan Pakistan Tahreek-e-Insaf (PTI) memimpin pemilu Pakistan dengan perolehan suara 113 banding 272 kursi di parlemen.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya