Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Boyband Korea BTS Hadir di Gedung Putih Bahas Kampanye Anti-Asia

Boyband Korea BTS Hadir di Gedung Putih Bahas Kampanye Anti-Asia Boyband Korea, BTS di Gedung Putih. ©Getty Images via BBC

Merdeka.com - Boyband ternama asal Korea Selatan, BTS diundang ke Gedung Putih untuk membahas maraknya kampanye anti-Asia di Amerika Serikat (AS). Kejahatan yang menargetkan orang Asia Timur mengalami peningkatan dramatis di AS saat pandemi Covid-19.

Anggota BTS berjanji kepada Presiden AS Joe Biden untuk mengatasi isu tersebut.

"Tidak salah menjadi berbeda," kata anggota BTS, Suga, dikutip dari BBC, Rabu (1/6).

"Mungkin kesetaraan dimulai ketika kita terbuka dan merangkul semua perbedaan kita."

Anggota lainnya, V, mengatakan "setiap orang memiliki sejarah masing-masing".

"Kami harap hari ini menjadi salah satu langkah untuk menghormati dan mengerti satu sama lain sebagai orang yang berharga," tambah V.

Setelah penembakan warga Amerika keturunan Asia tahun lalu di tempat spa di Georgia, Jin, Suga, J-Hope, RM, Jimin, V, dan Jungkook menyuarakan pengalaman mereka dengan diskriminasi anti-Asia.

Mereka mengalami dimaki tanpa alasan dan penampilan mereka dicela.

"Kami tidak bisa berkata-kata bagaimana sakitnya menjadi sasaran kebencian dan kekerasan karena alasan tersebut," jelas BTS.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
4.988 BTS 4G di Daerah 3T Selesai, Presiden Jokowi Disebut Bakal Meresmikan
4.988 BTS 4G di Daerah 3T Selesai, Presiden Jokowi Disebut Bakal Meresmikan

Hingga Desember 2023, sebanyak 4.988 BTS dari total 5.618 BTS ditargetkan beroperasi penuh.

Baca Selengkapnya
BTS Wamil, Industri K-Pop Dilaporkan Lesu
BTS Wamil, Industri K-Pop Dilaporkan Lesu

Saham HYBE, JYP Entertainment, SM Entertainment dan YG Entertainment turun antara 19 persen dan 55 persen sejak Juni 2023.

Baca Selengkapnya
Penyesalan Eks Anggota BPK Achsanul Qosasih Terlibat Kasus BTS: Dunia Runtuh Saya Kehilangan Semuanya
Penyesalan Eks Anggota BPK Achsanul Qosasih Terlibat Kasus BTS: Dunia Runtuh Saya Kehilangan Semuanya

Dia kemudian mengutarakan keresahannya selama menjadi tahanan kasus korupsi.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Blak-blakan Achsanul Qosasi Baca Pleidoi, Klaim Tak Pernah Peras Kominfo untuk Pengkondisian BPK Dalam Proyek BTS
Blak-blakan Achsanul Qosasi Baca Pleidoi, Klaim Tak Pernah Peras Kominfo untuk Pengkondisian BPK Dalam Proyek BTS

Jaksa sebelumnya mendakwa Achsanul Qosasi menerima uang Rp40 miliar untuk pengkondisian BPK dalam proyek menara BTS Kominfo.

Baca Selengkapnya
40 Kata Bijak Korea Singkat, Penuh Makna Mendalam
40 Kata Bijak Korea Singkat, Penuh Makna Mendalam

Bahasa Korea dalam budaya populer mulai dikenal luas berkat fenomena Korean Wave atau K-Wave, yang dibawa oleh para artis-artisnya.

Baca Selengkapnya
Menkominfo Budi Akui Sulit Pilih Dirut BAKTI sampai Berdoa Minta Wangsit
Menkominfo Budi Akui Sulit Pilih Dirut BAKTI sampai Berdoa Minta Wangsit

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akhirnya melantik Dirut BAKTI baru pasca Anang Latif ditahan kasus korupsi BTS 4G.

Baca Selengkapnya
Jokowi Resmikan Sinyal BTS 4G: Kita Membangun Masalahnya Ada Problem Korupsi
Jokowi Resmikan Sinyal BTS 4G: Kita Membangun Masalahnya Ada Problem Korupsi

Jokowi menceritakan dirinya saat itu memerintahkan Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk tetap mengusut kasus korupsi, tanpa menghentikan proyek pembangunan BTS.

Baca Selengkapnya
Jin BTS Resmi Menyelesaikan Wajib Militer, Para Member Siap Menyambut Meriah
Jin BTS Resmi Menyelesaikan Wajib Militer, Para Member Siap Menyambut Meriah

Personil tertua BTS, Jin, akhirnya menyelesaikan wamilnya pada 12 Juni 2024 tepat di hari ulang tahun BTS yang ke-11.

Baca Selengkapnya
Kasus Korupsi BTS Kominfo, Mantan Anggota BPK Achsanul Qosasi Dituntut 5 Tahun Penjara
Kasus Korupsi BTS Kominfo, Mantan Anggota BPK Achsanul Qosasi Dituntut 5 Tahun Penjara

Jaksa meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana penjara 5 tahun terhadap Achsanul Qosasi karena terbukti melakukan korupsi.

Baca Selengkapnya