Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bocah Argentina diculik sampai Malaysia kini ada di Toraja

Bocah Argentina diculik sampai Malaysia kini ada di Toraja Elizabeth Avalos di Kedutaan Argentina Jakarta. ©2018 Merdeka.com/Ira Astiana

Merdeka.com - Seorang anak asal Argentina bernama Alum Langone Avalos yang diculik pada 4 Juni tahun lalu oleh ayahnya Jorge Langone dan pasangannya, Candela Guterrez, kini berada di Indonesia. Sempat terlihat di Jakarta, kini Alum dan para penculiknya diyakini berada di Sulawesi Selatan.

"Alum dibawa lari oleh sang ayah dan juga pasangannya pada 4 Juni 2017 saat sedang berada di sekolah. Mereka keluar dari Argentina secara ilegal, lalu menyusuri negara lain mulai dari Bolivia, Brazil, hingga ke Malaysia. Informasi terakhir mereka datang ke Indonesia secara ilegal melalui Batam dan kemungkinan besar kini ada di Toraja, Sulawesi Selatan," kata Duta Besar Argentina untuk Indonesia, Ricardo Luis Bocalandro, saat menggelar konferensi pers di kantor Kedubes Argentina, Menara Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (5/2).

"Informasi ini didapat dari laporan masyarakat setempat yang mengaku pernah melihat Alum dan para penculiknya," lanjut Dubes Ricardo.

elizabeth avalos di kedutaan argentina jakarta

Elizabeth Avalos di Kedutaan Argentina Jakarta ©2018 Merdeka.com/Ira Astiana

Ibu kandung Alum, Elizabeth Avalos, yang turut hadir dalam konferensi pers bersama Dubes Ricardo mengatakan bahwa selama delapan bulan ini, dia tidak pernah berhenti untuk mencari informasi sekecil apapun tentang putrinya yang dibawa lari. Dia juga menanyai warga sekitar yang sekiranya pernah melihat sang putri sebelum kemudian dibawa keluar Argentina.

"Ayahnya telah membawa Alum ke luar Argentina pada Juni tahun lalu dan sejak saat itu saya tidak pernah mendengar kabar tentang Alum lagi. Dia telah menjauhkan Alum dari sekolah, keluarga, dan saya sebagai ibunya," ujar Elizabeth.

"Anak saya dipaksa berjalan kali di bawah terik matahari ataupun malam hari dari kafe ke kafe hanya untuk mengamen. Saya mendapat informasi itu dari masyarakat setempat saat itu sebelum kemudian mendengar kabar dia dibawa keluar Argentina," lanjutnya.

Elizabeth yang mendengar bahwa putrinya kini berada di Indonesia, langsung bertolak ke Jakarta dan meminta pendampingan dari Kedutaan Besar Argentina di Jakarta untuk memastikan keberadaan putrinya. Dia pun meminta kepada pemerintah Indonesia beserta aparat untuk bekerja sama melakukan pencarian terhadap putrinya.

"Saya memohon bantuan kepada pemerintah, polisi, ataupun masyarakat lokal untuk menemukan anak saya sehingga saya bisa mengakhiri mimpi buruk ini. Saya juga meminta bantuan kepada media untuk menyebarkan informasi ini kepada masyarakat luas, agar siapapun yang melihat anak saya bisa langsung menginformasikannya," harapnya.

Seperti diketahui, Alum dibawa kabur oleh sang ayah dan pasangannya sejak Juni tahun lalu. Ketiga orang tersebut melakukan perjalanan ke beberapa negara dengan cara menumpang mobil asing di jalanan tanpa dokumen resmi.

Alum yang masih berusia tujuh tahun dan belum mengerti apa-apa dimanfaatkan oleh kedua orang dewasa tersebut untuk mencari uang dengan cara mengamen. Penduduk setempat tidak pernah menaruh curiga kepada kedua orang tersebut karena mereka selalu berperan sebagai orangtua Alum dan bertingkah layaknya keluarga bahagia.

Mereka juga menggunakan nama palsu setiap tiba di suatu daerah dan tidak pernah mengakui asal muasal mereka. Dalam pelarian, mereka memanfaatkan kebaikan hati warga yang mau memberi tumpangan atau membayari tagihan hotel untuk menginap.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP