Biksu di Korea Selatan bakar diri saat demo pemecatan Park Geun-hye

Reporter : Marcheilla Ariesta Putri Hanggoro | Minggu, 8 Januari 2017 18:05
Biksu di Korea Selatan bakar diri saat demo pemecatan Park Geun-hye
demo warga korsel tuntut presiden park geun mundur. ©2016 REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Merdeka.com - Setelah membakar dirinya, seorang biksu Budha di Korea Selatan kini dalam kondisi kritis. Dia melakukan aksi bakar diri saat protes terhadap pemakzulan Presiden Park Geun-hye.

Biksu berusia 60 yang tidak disebutkan namanya tersebut, ikut turun dalam protes yang terjadi Sabtu tengah malam di Ibu Kota Seoul. Saat insiden ini terjadi, ratusan ribu orang turun ke jalan untuk menuntut pemecatan Park.

Dikutip dari Channel News Asia, Minggu (8/1), biksu ini sempat meninggalkan catatan berisi desakan pada pihak berwenang untuk segera menangkap Park.

"Dia meminta Park segera ditangkap karena melakukan 'pengkhianatan' pada negara," demikian dikutip dari kantor berita Yonhap.

Menurut saksi mata, biksu ini juga sempat mengecam Park dan mengatakan dia sebagai pengkhianat. Dia juga berkata Park melakukan kesepakatan dengan Jepang untuk menyelesaikan kompensasi bagi perempuan yang dipaksa jadi budak seks tentara Jepang selama Perang Dunia II.

Polisi dan staf Rumah Sakit Universitas Nasional Seoul mengatakan, luka bakar yang dialami biksu tersebut ada di level tiga. Meski luka yang dideritanya cukup parah, namun biksu ini masih sadar.

Aksi bakar diri dalam protes di Korea Selatan bukan sekali ini terjadi. Pada 1980-an dan awal 90-an, aksi serupa sering terjadi selama gerakan pro demokrasi.

[che]

Rekomendasi Pilihan


Komentar Anda



BE SMART, READ MORE