Bangladesh Berang Dituding Menteri Myanmar Cuci Otak Rohingya

Kamis, 6 Desember 2018 19:42 Reporter : Merdeka
Bangladesh Berang Dituding Menteri Myanmar Cuci Otak Rohingya Pengungsi Rohingya. ©REUTERS

Merdeka.com - Pemerintah Bangladesh dilaporkan memanggil duta besar Myanmar hari ini untuk mengecam keras "komentar tidak bertanggung jawab" menteri agama Myanmar tentang muslim Rohingya.

Muslim Rohingya yang hidup sebagai pengungsi di Bangladesh Dikatakan sedang "dicuci otak" untuk menyerang Myanmar yang mayoritas penduduknya beragama Buddha.

Dikutip dari Channel News Asia pada Kamis (6/12), tudingan di atas dilontarkan oleh menteri agama Myanmar Thura Aung Ko, dalam sebuah video yang dirilis oleh situs berita NewsWatch.

"Kami sangat menentang komentar provokatif menteri mereka. Itu juga melukai sentimen muslim," kata seorang pejabat senior di Kementerian Luar Negeri Bangladesh.

"Kami tidak memiliki toleransi terhadap militansi. Kami tidak pernah mendorong radikalisme," tambahnya tegas.

Lebih dari 730.000 warga etnis Rohingya melarikan diri dari negara bagian Rakhine di Myanmar setelah penumpasan tentara yang brutal Agustus lalu, kata badan-badan PBB.

Saat ini, sebagian besar dari mereka masih tinggal di kamp pengungsi yang padat di Bangladesh.

Penyidik PBB menuduh tentara Myanmar melakukan pembunuhan massal, pemerkosaan dan membakar ratusan desa dengan "niat genosida" terhadap etnis Rohingya.

Myanmar membantah sebagian besar tuduhan tersebut.

Reporter: Happy Ferdian Syah Utomo

Sumber: Liputan6.com [pan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini