Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tenggelam karena Dibom Saat Perang Dunia, Kapal Perang AS Ditemukan Begini Kondisinya

Tenggelam karena Dibom Saat Perang Dunia, Kapal Perang AS Ditemukan Begini Kondisinya Salah satu kapal perang AS, USS Destroyer Escort Samuel B. Roberts.. ©GetArchive

Merdeka.com - Kapal perang Amerika Serikat (AS), USS Mannert L. Abele tenggelam karena serangan bom kamikaze Jepang pada April 1945 silam. Bangkai kapal ini ditemukan arkeolog di perairan Jepang akhir Mei lalu.

Menurut pernyataan Angkatan Laut AS, kapal tersebut ditemukan Naval History and Heritage Command’s (NHHC) Underwater Archaeology Branch bekerja sama dengan Lost 52 Project.

Lost 52 Project menyampaikan dalam situs webnya, sebanyak 84 pelaut AS tewas dalam pertempuran pada 1945 tersebut. Ayah dari arkeolog dari Lost 52 Project juga menjadi saksi mata langsung dari kejadian tersebut.

"Ayah saya hampir mengalami nasib yang sama dengan awak Abele beberapa hari sebelumnya. Ini adalah penemuan yang sangat emosional bagi saya. Menghubungkan saya dengan ayah saya,” kata Tim Taylor, di situs Lost 52 Project, dikutip dari The Jerusalem Post, Rabu (7/6).

USS Mannert L. Abele adalah kapal pertama AS yang dihancurkan oleh bom kamikaze. Kapal ii tenggelam 75 mil dari pantai utara Okinawa.

Saksi mata mengatakan kapal tersebut terbelah jadi dua dan hilang dalam tiga menit pertempuran, menurut Lost 52 Project.

Kapal ini juga pernah terlibat pertempuran dengan sejumlah pesawat tempur musuh dan berhasil menjatuhkan mereka. Pesawat yang ditembak jatuh menimpa kapal, sesaat setelah pesawat itu meledak karena serangan bom bertenaga roket yang dipandu manusia Yokosuka MXY-7 Ohka "Cherry Blossom".

"Mannert L. Abele adalah tempat peristirahatan terakhir bagi 84 Pelaut Amerika yang melakukan pengorbanan terbesar dalam mempertahankan negara mereka," kata Direktur NHHC, Samuel J. Cox, pensiunan laksamana muda Angkatan Laut AS.

"Terima kasih dan selamat yang terdalam untuk Tim Taylor dan timnya karena telah menemukan situs bangkai kapal ini. Penemuannya memungkinkan penutupan bagi keluarga mereka yang hilang, dan memberi kita semua kesempatan lain untuk mengingat dan menghormati mereka," pungkasnya.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP