Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Angkatan Udara Israel juga gemari Fokker

Angkatan Udara Israel juga gemari Fokker Fokker F-27. merdeka.com/airandspace.si.edu

Merdeka.com - Fokker tidak hanya digemari oleh Angkatan Udara Indonesia. Tentara di negara lain pun juga demam pesawat itu. Salah satunya, Israel.

Sehari setelah negara ini mendeklarasikan hari kemerdekaannya pada 28 Mei 1948, pemerintah langsung membentuk kesatuan Angkatan Udara yang diberi nama Kheil Haavir.

Demi kejayaan tentaranya, pemerintah Israel langsung memesan 41 pesawat Fokker S-11, saat itu baru saja diuji coba oleh pihak produsen Fokker di Lapangan Udara Schiphol, Belanda.

Pihak Fokker sempat kebingungan menghadapi permintaan Israel sebab Fokker S-11 baru dibuat satu unit. Itu pun untuk uji coba. Akhirnya kedua pihak setuju untuk menyerahkan pesawat secara bertahap mulai 1951-1957.

Fokker S-11 pesawat cocok sebagai pesawat latih bagi calon pilot angkatan udara. Bentuknya kecil dengan mesin aerodinamis sehingga lincah bermanuver di angkasa.   Kapasitasnya hanya 2-3 orang, panjang 2 meter dan lebar sayap 18 meter. Kecepatan maksimal pesawat ini hanya 209 km/jam.

Seusai demonstrasi publik pertama pesawat ini, banyak perusahaan sejenis meniru bentuk S-11. Pada 1960, Fokker S-11 sudah tidak diproduksi lagi.

Uniknya, meski berlatih dengan Fokker, Israel enggan membeli armada tempur dari perusahaan yang sama.

Kini, negara itu melengkapi Angkatan Udaranya dengan Boeing F-15E Strike Eagle untuk menyerang, Boeing F-15 General Eagle dan Dynamics F-16 Falcon untuk bertarung, hingga Sikorsky CH-53 untuk pesawat angkut. (mdk/fas)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP