26 Imigran gelap nyaris tewas kedinginan di Dunkirk
Merdeka.com - Sekitar 26 imigran gelap ditemukan di terminal kapal feri di Pelabuhan Dunkirk, Prancis, Sabtu kemarin. Mereka hampir saja meninggal karena kedinginan lantaran bersembunyi di dalam boks truk berpendingin udara.
Dilansir dari laman AFP, Minggu (30/7), sejumlah imigran gelap itu, termasuk bayi berumur dua tahun dan ibunya asal Iran, ditemukan ketika pemeriksaan di pelabuhan. Mereka mengalami kehilangan panas tubuh (hypothermia) karena ditempatkan di dalam boks truk berpendingin udara, biasanya buat membawa sayuran atau daging.
"Petugas keamanan pelabuhan langsung mengontak tim medis setelah menemukan 26 imigran di bagian belakang truk berpendingin," demikian pernyataan pihak pelabuhan dalam keterangannya.
Para imigran itu lantas dilarikan ke rumah sakit terdekat. Sedangkan sang bayi mengalami hipotermia ringan. Para imigran mengaku hendak menyeberang ke Inggris.
Imigran dari Timur Tengah dan Afrika memang kerap mencoba menuju Inggris, dengan melalui perjalanan panjang melewati Eropa. Mereka diselundupkan dengan jalur laut, atau melalui Terowongan Eropa (Eurotunnel).
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya