13 Tentara Amerika terlibat prostitusi
Merdeka.com - Sebanyak 13 tentara Amerika Serikat di Fort Hood, Negara bagian Texas, ditangkap karena terlibat prostitusi. Para tentara yang terlibat itu berpangkat dari tamtama hingga mayor jenderal.
Laporan dari laman KWTX menyebutkan para tentara itu semuanya masih berstatus aktif bertugas. Penangkapan mereka berlangsung selama beberapa pekan.
Laman Russia Today melaporkan, Jumat (8/9), polisi melacak mereka dari situs prostitusi dan memasang iklan seks sebagai umpan. Dalam waktu kurang dari 20 menit sudah ada yang menghubungi.
"Lewat beberapa kali komunikasi melalui pesan obrolan, tersangka lalu sepakat dengan harga yang mesti dibayar untuk mendapat layanan seks," kata polisi bernama Eddy Lange kepada harian Killeen Daily Herald.
Harga yang mereka bayar biasanya berkisar USD 20-200 atau Rp 780 ribu hingga Rp 2,6 juta, tergantung apa layanannya dan berapa lama waktu yang mereka inginkan.
Para tentara yang ditangkap itu terancam sanksi denda dan kurungan. Dua di antara mereka dituntut kejahatan serius.
Salah satu di antara mereka juga diketahui bermain mesum dengan perempuan di bawah umur.
Polisi di Bell County TJ Cruz menyatakan ada juga pelanggan yang meminta layanan berhubungan seks dengan anak kecil dan wanita dewasa. Belum diketahui apakah dia tentara atau bukan.
Cruz juga menuturkan salah satu tentara bahkan mendatangi hotel untuk mendapat layanan seks dan membuat istri serta ibunya menunggu di mobil.
"Tujuan dari operasi ini adalah menindak keras perdagangan seks dan melacak serta menangkap orang-orang yang membeli layanan seks di Bell County," ujar Cruz.
Semua tentara itu kini dikabarkan sudah dibebaskan dengan jaminan.
Menurut laman Stars and Stripes, semua tentara yang terlibat prostitusi itu terancam hukuman maksimal diberhentikan secara tidak hormat.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya