Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ternyata Ada Aplikasi WhatsApp Palsu, Jangan Asal Download!

Ternyata Ada Aplikasi WhatsApp Palsu, Jangan Asal Download! WhatsApp. ©2014 Mashable.com

Merdeka.com - Aplikasi pesan WhatsApp masih menjadi primadona masyarakat dunia sebagai alat komunikasi. WhatsApp sendiri semakin berkembang dengan fitur-fitur baru yang memanjakan para penggunanya.

Namun, bagi pengguna WhatsApp diharap untuk berhati-hati karena maraknya aplikasi WhatsApp palsu bermunculan, yang dipergunakan para pelaku kejahatan untuk mencuri data pribadi.

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengungkapkan bahwa Meta selaku perusahaan pengembang aplikasi WhatsApp menemukan aplikasi WhatsApp palsu yang diduga telah mencuri lebih dari satu juta akun WhatsApp sejak Mei 2022.

Meta mengatakan aplikasi berbahaya itu tersedia dan bisa diunduh bebas melalui Google Play Store, APK Pure, APKSFree, iDescarger dan Malavida.

Ditemukan beberapa aplikasi Palsu yang melakukan pencurian akun WhatsApp, seperti, HeyMods, Highlight Mobi dan HeyWhatsApp.

Untuk masyarakat mau mengunduh aplikasi-aplikasi tersebut menjanjikan fitur baru yang tidak ada di WhatsApp asli.

"Tetapi, Meta menyebut fitur tersebut hanya penipuan untuk mencuri informasi pribadi yang disimpan di ponsel korban," tulis akun Instagram @ccicpolri.

Aplikasi-aplikasi palsu tersebut dirancang oleh pelaku dengan menyusupkan walware yang bertujuan untuk mengumpulkan info pribadi. Termasuk otentikasi akun, untuk membajak akun WhatsApp pengguna dan mengirim pesan spam.

Setelah korban menginstal aplikasi berbahaya, pengguna diminta untuk memasukkan kredensial pengguna WhatsApp dan mengotentikasi akses WhatsApp mereka di aplikasi berbahaya tersebut.

Jadi jangan asal mengunduh aplikasi, hanya karena tertarik dengan fitur-fitur yang ditawarkan.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP