Telur merupakan salah satu bahan makanan yang sangat dikenal dan sering digunakan oleh banyak orang. Dari masakan sehari-hari hingga pembuatan kue, telur selalu menjadi bahan utama yang sulit tergantikan. Selain praktis dan mudah diolah, telur juga mengandung banyak nutrisi seperti protein, vitamin, dan mineral yang sangat penting bagi kesehatan tubuh. Oleh karena itu, telur menjadi salah satu bahan makanan yang selalu tersedia di dapur.
Namun, meskipun sering digunakan, tidak semua orang mengetahui cara membedakan telur yang baik dan yang buruk. Sementara itu, kualitas telur sangat mempengaruhi hasil masakan serta kesehatan kita. Telur yang sudah tidak layak untuk dikonsumsi dapat memberikan rasa yang tidak enak pada makanan, dan bahkan dapat menyebabkan keracunan makanan jika tetap dimakan. Masalah ini sering terjadi ketika membeli telur di pasar atau saat menyimpan telur terlalu lama di rumah.
Banyak orang terjebak pada penampilan luar telur yang tampak normal, padahal di dalamnya sudah tidak segar atau bahkan busuk. Ketidaktahuan ini tidak hanya mengakibatkan kerugian finansial, tetapi juga meningkatkan risiko kesehatan bagi keluarga. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang untuk mengetahui cara-cara sederhana dalam memeriksa kualitas telur sebelum menggunakannya.
Dengan sedikit pengetahuan dan teknik yang mudah diterapkan, Anda dapat memastikan hanya telur berkualitas yang digunakan dalam masakan Anda. Dihimpun Merdeka.com dari Food & Wine, berikut adalah tips yang bisa Anda terapkan.
Advertisement
1. Cek tanggal kedaluwarsa atau tanggal penjualan
Memang, hal ini mungkin terlihat sepele, tetapi tanggal kedaluwarsa merupakan petunjuk utama untuk menentukan keamanan telur dalam konsumsi.
Meskipun tanggal tersebut tidak selalu benar-benar akurat, jika tanggal kedaluwarsa hanya terpaut beberapa hari dari yang tertera di kemasan, Anda bisa mencoba salah satu metode berikut untuk menguji kesegaran telur.
Namun, jika tanggal kedaluwarsa sudah berlalu beberapa minggu, Anda harus yakin bahwa telur tersebut tidak layak untuk dimakan lagi.
Advertisement
2. Cobalah untuk melakukan uji mengapung
Untuk mengecek kesegaran telur mentah, Anda hanya memerlukan segelas air. Isi gelas tersebut hingga tiga perempat penuh, jangan terlalu penuh agar saat menambahkan telur tidak meluap. Hati-hati jatuhkan satu telur ke dalam gelas dan amati posisinya.
Jika telur tenggelam ke dasar dan terbaring miring, itu menandakan bahwa telur tersebut segar dan siap dikonsumsi. Namun, jika telur mengapung ke permukaan, sebaiknya Anda tidak mengonsumsinya karena kemungkinan sudah rusak.
Dalam hal ini, buang telur tersebut ke tempat sampah. Jika telur tenggelam tetapi berdiri tegak atau mengapung di tengah gelas, telur tersebut masih mungkin aman untuk dimakan, tetapi sebaiknya dikonsumsi dalam waktu dekat, mungkin dalam minggu depan.
Anda bisa mempertimbangkan untuk membuat salad telur dalam jumlah besar agar bisa memanfaatkan semua dua belas telur yang Anda miliki dengan baik.
Advertisement
3. Hirup baunya
Meskipun metode uji mengapung merupakan cara yang efektif untuk mengecek kesegaran telur, penting untuk tetap menggunakan kelima indra Anda yang berharga.
Misalnya, hidung Anda sering kali dapat mendeteksi apakah telur tersebut sudah tidak baik lagi. Cobalah untuk memecahkan telur ke dalam piring atau mangkuk, lalu cium aromanya.
Telur yang segar seharusnya memiliki bau yang segar atau bahkan tidak berbau sama sekali. Jika Anda mencium aroma yang tidak sedap, busuk, atau mengandung bau belerang, itu pertanda bahwa telur tersebut sudah tidak layak konsumsi.
Pastikan untuk membersihkan dan mensterilkan piring atau mangkuk dengan baik agar bakteri berbahaya dapat dihilangkan.
Advertisement
4. Silakan gunakan penglihatan Anda
Telur yang sudah tidak baik biasanya akan menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Meskipun masih berada dalam cangkangnya, telur yang rusak bisa terlihat melalui adanya retakan kecil atau lapisan yang tampak keruh dan menyerupai tepung.
Tanda ini bisa menjadi indikasi adanya jamur atau pertumbuhan bakteri. Selain itu, saat telur mengalami retakan, Anda perlu memperhatikan perubahan warna yang terjadi.
Jika putih telur berwarna merah muda atau terlihat sedikit berkilau, serta kuning telur tampak pipih, maka bisa dipastikan telur tersebut sudah tidak layak konsumsi.
Dalam hal ini, sebaiknya Anda membuangnya ke tempat sampah.