Beredar sebuah unggahan di media sosial yang mengeklaim pria yang tidak divaksin spermanya akan berharga mahal di masa depan. Unggahan itu diklaim dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan.
Unggahan itu berupa tangkapan layar, berita disebut berasal dari situs sehatnegeriku berjudul, "Kabar Baik! Pria Yang Tak Divaksin Spermanya Akan Berharga Mahal di Masa Depan" Artikel itu seolah tayang di website sehatnegeriku.
Kementerian Kesehatan, melalui akun Twitternya, memastikan jika vaksinasi mempengaruhi sperma pria adalah tidak benar alias hoaks.
"Sampai saat ini, tidak ada studi ataupun ahli manapun yang menyatakan bahwa vaksin COVID-19 mempengaruhi kualitas sperma pria. Kualitas sperma pria justru dipengaruhi oleh gaya hidup kurang sehat seperti merokok, alkohol, pekerjaan yang terekspose radiasi & pakaian yg terlalu ketat," tulis akun Twitter @KemenkesRI, pada 16 Februari 2023.
Advertisement
Masyarakat diimbau tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar. Semua rilis atau informasi resmi Kemenkes hanya dapat diakses http://kemkes.go.id atau http://sehatnegeriku.kemkes.go.id.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya
Referensi
https://twitter.com/KemenkesRI/status/1626049386903113728