Sebuah video menyebutkan soal kandungan vaksin beredar di media sosial. Video itu berjudul "Karena ada parasit menunjukkan dalam vaksin, orang yang sudah divaksinasi harus minum obat cacing".
Penelusuran
Cek fakta merdeka.com menelusuri informasi tersebut. Hasilnya, informasi tersebut adalah hoaks.
Dalam artikel AFP Fact Check berjudul "Covid-19 vaccines do not contain live parasites, experts say" pada 22 Oktober 2021, dijelaskan bahwa tidak ada kandungan parasit dalam vaksin apapun.
Vaksin Covid-19 tidak mengandung parasit apa pun, karena parasit bukan termasuk sebagai bahan. Apalagi proses dan sistem pembuatan yang ketat untuk mencegah kontaminasi," kata Profesor Kim Shin-woo, seorang ahli epidemiologi di Universitas Nasional Kyungpook.
Kemudian dalam artikel merdeka.com berjudul "Bio Farma Ungkap Detil Kandungan Vaksin Sinovac" pada 3 Januari 2021, dijelaskan tidak ada parasit dalam kandungan vaksin.
Adapun kandungan yang ada di dalam vaksin tersebut berupa virus yang sudah dimatikan, aluminium hidroksida, larutan fosfat hingga larutan garam atau natrium klorida.
“Vaksin Covid-19 dari Sinovac hanya mengandung virus yang sudah dimatikan, jadi virusnya sudah dimatikan, tidak mengandung virus hidup atau yang dilemahkan, ini diketahui termasuk cara yang paling umum dalam membuat vaksin,” kata Juru Bicara Vaksin Covid-19 untuk PT Bio Farma, Bambang Heriyanto.
Kesimpulan
Informasi ada parasit dalam kandungan vaksin adalah hoaks. Kandungan vaksin, yakni virus yang sudah dimatikan, aluminium hidroksida, larutan fosfat hingga larutan garam atau natrium klorida. Tidak ada parasit.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.