CEK FAKTA: Tidak Benar Jepang Rekomendasikan Obat Ivermectin

Informasi menyebut Jepang merekomendasikan Ivermectin sebagai obat Covid adalah tidak benar. Negara tersebut justru masih melakukan uji klinis

Fellyanda Suci Agiesta
Oleh Fellyanda Suci Agiesta - Reporter
CEK FAKTA: Tidak Benar Jepang Rekomendasikan Obat Ivermectin
Ilustrasi obat. shutterstock

Sebuah informasi menyebut pemerintah Jepang merekomendasikan obat Ivermectin untuk penyembuhan Covid-19 beredar di media sosial. Disebutkan juga, Asosiasi Medis Tokyo yang juga merekomendasikan obat tersebut.

Penelusuran

Cek fakta merdeka.com menelusuri informasi tersebut. Hasilnya, informasi tersebut adalah hoaks.

Dalam artikel AFP Fact Check berjudul "Japan has not endorsed ivermectin as Covid-19 treatment" pada 8 September 2021, dijelaskan bahwa pemerintah Jepang masih melakukan uji klinis pada obat tersebut.

Asosiasi Medis Tokyo maupun Ozaki tidak berafiliasi dengan pemerintah Jepang. Mereka hanya bisa memberikan rekomendasi.

Ozaki juga menegaskan sebelum menggunakan Ivermectin, harus dilakukan uji klinis. Penggunaan Ivermectin juga harus dengan persetujuan pasien.

"Kami bisa melakukan penelitian lain untuk memastikan kemanjurannya, tetapi kami berada dalam situasi krisis. Sehubungan dengan penggunaan ivermectin, jelas membutuhkan persetujuan dari pasien, dan saya pikir kami berada dalam situasi di mana kami mampu memberi mereka perawatan ini," tambah Ozaki.

Di sisi lain, pemerintah Jepang, melalui Kementerian Kesehatan Jepang menyebut Ivermectin tidak mengurangi kematian, tidak mengurangi pasien rawat inap dan tidak langsung menghilangkan virus.

Universitas Kitasato Jepang juga masih melakukan studi klini tentang ivermectin sebagai pengobatan Covid-19.

Kesimpulan

Informasi menyebut Jepang merekomendasikan Ivermectin sebagai obat Covid adalah tidak benar. Negara tersebut justru masih melakukan uji klinis.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Rekomendasi