Sebuah video seseorang bersama ajudannya menggunakan pesawat KamAir beredar di media sosial. Pengunggah video menyebut orang tersebut adalah Presiden Afghanistan Ashraf Ghani yang melarikan diri dengan menggunakan pesawat KamAir dari negaranya.
"For the history books: President Ghani leaving Afghanistan as the Taliban takes control over the country. Video published by Tasnim agency."
Berikut terjemahannya:
"Untuk catatan sejarah: Presiden Ghani meninggalkan Afghanistan saat Taliban menguasai negara itu. Video diterbitkan oleh agensi Tasnim."
Penelusuran
Cek fakta merdeka.com menelusuri informasi tersebut. Hasilnya, informasi itu adalah hoaks.
Dalam artikel Reuters Fact Check berjudul "Russia says Afghan president fled with cars and helicopter full of cash - RIA" pada 16 Agustus 2021, dijelaskan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani kabur dari negaranya dengan menggunakan helikopter.
Kedutaan Rusia di Kabul mengatakan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani telah meninggalkan negara itu dengan empat mobil dan sebuah helikopter. Disebut pula, saat kabur membawa uang tunai. Namun dia harus meninggalkan sejumlah uangnya karena tidak semuanya muat.
"Empat mobil penuh dengan uang, mereka mencoba memasukkan sebagian dari uang itu ke dalam helikopter, tetapi tidak semuanya muat. Dan sebagian dari uang itu dibiarkan tergeletak di landasan," kata Nikita Ishchenko, Juru Bicara Kedutaan Rusia di Kabul.
Kemudian dalam saluran berita Al Jazeera, mengutip pengawal pribadi presiden, juga mengatakan Presiden Ghani, istrinya, kepala staf dan penasihat keamanan nasionalnya telah terbang ke Tashkent di negara tetangga Uzbekistan.
Kesimpulan
Informasi Presiden Afghanistan Ashraf Ghani melarikan diri dengan maskapai KamAir adalah hoaks. Presiden Ashraf Ghani melarikan diri dengan menggunakan helikopter.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.