Beredar unggahan di media sosial Facebook, isinya mengklaim vaksin covid-19 berbahaya bagi anak-anak karena mengandung bahan kimia seperti polisorbat 80. Disebutkan juga polisorbat 80 bisa meracuni tubuh dan merusak otak.
Penelusuran
Hasil penelusuran, vaksin covid-19 bagi anak-anak berbahaya karena mengandung bahan kimia seperti polisorbat 80 adalah keliru. Dilansir dari factcheck.afp.com, menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan AS, baik vaksin Pfizer-BioNTech maupun Moderna Covid-19 tidak mengandung Polysorbate 80.
Polisorbat 80 disertakan dalam vaksin lain sebagai pengemulsi untuk menyatukan bahan-bahan. Ini juga digunakan dalam kosmetik, vitamin dan produk makanan, termasuk es krim.
Suresh Mittal, profesor virologi terkemuka di Universitas Purdue, menjelaskan, biasanya, satu cangkir es krim mengandung lebih dari 300.000 microgram Polisorbat 80. Sebaliknya, jumlah Polisorbat 80 dalam formulasi vaksin adalah sekitar 50 mikrogram.
"Seharusnya tidak ada kekhawatiran yang signifikan tentang penggunaan Polysorbate 80 dalam vaksin, kecuali seseorang memiliki alergi terhadap Polysorbate 80," kata Mittal.
Selain itu terdapat penjelasan dari Cosby Stone Jr, Instruktur alergi dan imunologi di Klinik Alergi Obat Universitas Vanderbilt, menjelaskan bahwa reaksi alergi parah terhadap Polysorbate 80 sangat jarang, "seperti satu dalam sejuta."
"Kasus alergi akibat Polisorbat 80 juga sangat jarang terjadi, mungkin hanya satu dari sejuta. Polisorbat 80 seperti halnya penstabil dalam vaksin, jadi tidak mungkin menembus sawar darah otak," kata Stone menegaskan.
Terkait keamanan vaksin, Libby Richards, profesor di Purdue School of Nursing menjelaskan, vaksin memiliki sejarah keamanan yang panjang dan menjalani pengujian keamanan dan kemanjuran yang ketat sebelum tersedia untuk umum.
"Bahan vaksin digunakan pada tingkat yang paling minimum untuk menjaga vaksin seaman dan seefektif mungkin."
Selain itu dilansir dari Reuters Fact Check disebutkan bahwa Polisorbat 80 merupakan bahan pelarut yang lazim digunakan dalam vaksin. Ahli kesehatan telah menjelaskan bahwa risiko dari penggunaan zat itu sangat rendah, sehingga tidak benar jika disebut bahan kimia berbahaya.
Berdasarkan data dari CDC, hingga saat ini di Ameriksa Serikat sudah 21,2 persen dari populasi anak berusia 5-11 tahun yang menerima vaksin covid-19. Sementara yang sudah mendapat vaksinasi covid-19 penuh adalah 12,5 persen.
Kesimpulan
Vaksin covid-19 bagi anak-anak berbahaya karena mengandung polisorbat 80 adalah tidak benar. Para ahli mengatakan tidak ada kekhawatiran yang signifikan tentang penggunaan Polysorbate 80 dalam vaksin, karena penggunaan zat itu sangat rendah sehingga tidak benar jika disebut bahan kimia berbahaya.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Referensi
https://factcheck.afp.com/posts-mislead-risk-posed-vaccine-ingredient
https://www.reuters.com/article/uk-factcheck-vaccines-toxic-substances-idUSKBN22H2OP