CEK FAKTA: Tidak Benar Vaksin Covid-19 Berbentuk Vape
Merdeka.com - Beredar foto vaksin Covid-19 yang diklaim buatan Pfizer yang berbentuk vape atau rokok elektrik.
Dalam unggahan di media sosial terdapat vape yang masih dibungkus dengan logo dan kemasan mirip Pfizer. Terdapat juga tulisan Coronavirus Vaccine Covid-19 dan Vaporizer Cartridge.
©Twitter
Penelusuran
Hasil penelusuran terkait vaksin Covid-19 Pfizer berbentuk vape, dilansir dari Reuters, Pfizer yang mengonfirmasi melalui email bahwa vaksin bentuk vape adalah palsu. Vaksin Pfizer yang asli disuntikkan ke lengan atas dan diberikan sebagai dua dosis dengan selang waktu 21 hari.
Dilansir dari National Health Services (NHS) atau layanan kesehatan masyarakat di Inggris Raya. Dalam keterangan di websitenya, Inggris sejauh ini melakukan vaksinasi yang berasal dari Pfizer dan BioNTech.
Sejauh ini sudah ribuan orang yang divaksinasi dan sangat jarang yang melaporkan masalah efek samping serius. Komplikasi jangka panjang juga tidak ada yang melaporkan.
Selain itu vaksin covid-19 buatan Pfizer diberikan dengan penyuntikan di bagian atas lengan. Vaksin ini diberikan dalam dua dosis dengan jarak 21 hari.
Terkait dengan asal pembuatan, dalam websitenya Pfizer menjelaskan bahwa mereka memproduksi vaksin covid-19 di tiga negara yakni di AS, Jerman, dan juga Belgia.
Kesimpulan
Pfizer tidak membuat vaksin Covid-19 berbentuk vape. Produk dalam gambar itu palsu dan kemungkinan besar dibuat sebagai lelucon.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya