CEK FAKTA: Tidak Benar Oleskan Telur Rebus ke Tubuh Dapat Turunkan Demam

Kamis, 3 November 2022 18:05 Reporter : Merdeka
CEK FAKTA: Tidak Benar Oleskan Telur Rebus ke Tubuh Dapat Turunkan Demam Ilustrasi demam tinggi. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Ocskay Bence

Merdeka.com - Beredar sebuah klaim mengoleskan telur ke tubuh anak dapat menyembuhkan demam. Klaim tersebut diunggah oleh salah satu pengguna Facebook dengan menggunakan bahasa Burma dan disebut cara itu merupakan salah satu pengobatan tradisional Tiongkok.

Untuk demam anak dan suhu tubuh tinggi, obat ini dapat digunakan jika klinik tutup pada malam hari.

Rebus telur sampai bersih, lalu kupas, bungkus dengan kain, dan balurkan di atas tubuh anak itu. Di kepala, di perut, di kaki, dan di seluruh tubuh

Ini bisa dilakukan dua kali sehari. Sebenarnya, ini adalah praktik pengobatan tradisional Tiongkok,” tulisnya.

Unggahan pada 6 Oktober ini telah dibagikan lebih dari 18 ribu kali.

Penelusuran

Dilansir dari factcheck.afp.com, tidak ada ahli medis maupun praktisi pengobatan Tiongkok yang membenarkan klaim tersebut.

Dr. Wendy Wong, seorang praktisi pengobatan Tiongkok dan mantan asisten profesor di Universitas Tiongkok Hong Kong, mengatakan bahwa klaim telur rebus dapat menyembuhkan demam anak adalah menyesatkan.

"sama sekali tidak dalam konteks pengobatan tradisional Tiongkok atau budaya Tiongkok," jelasnya.

Sementara itu, Dr. Thurein Hlaing Win, manager situs kesehatan Hello Sayarwon di Myanmar mengatakan bahwa klaim tersebut tidak memiliki bukti ilmiah.

"Karena kita hidup di era kedokteran berbasis bukti yang luar biasa, harus ada bukti besar dan penjelasan logis untuk setiap pengobatan yang mengklaim dapat mengobati atau menyembuhkan penyakit tertentu," katanya.

Kesimpulan

Membalurkan rebusan telur ke tubuh anak dapat menurunkan demam adalah hoaks.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Referensi:
https://factcheck.afp.com/doc.afp.com.32LD8DZ

Reporter Magang: Aslamatur Rizqiyah

[lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini