CEK FAKTA: Hoaks Surat Bantuan Dana Pengamanan Pilkada dari Gubernur Banten

Kamis, 15 Oktober 2020 11:15 Reporter : Syifa Hanifah
CEK FAKTA: Hoaks Surat Bantuan Dana Pengamanan Pilkada dari Gubernur Banten Ilustrasi Hoax. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Beredar sebuah surat mengatasnamakan Gubernur Banten Wahidin Halim. Surat tersebut bernomor 110/808/2.1-BKD perihal permohonan dana pengamanan pelaksanaan Pilkada 2020hoaks surat bantuan dana pengamanan pilkada dari gubernur banten

Surat tersebut ditujukan kepada jajaran direksi BUMN, BUMD, perusahaan konstruksi, perhotelan, perdagangan umum, perbankan, hingga perusahaan jasa lainnya yang ada di Provinsi Banten. Terdapat juga rekening bank atas nama Juwita yang akan digunakan untuk mengumpulkan dana.

Penelusuran

Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Statistik, dan Persandian Provinsi Banten, Eneng Nurcahyati mengatakan bahwa surat perihal bantuan dana untuk pengamanan Pilkada 2020 adalah palsu.

"Berbagai kejanggalan surat palsu itu bisa dilihat dari indeks penomoran surat yang tidak sesuai dengan tata kelola administrasi yang berlaku serta menjiplak penomoran surat di salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD)," kata Eneng dalam keterangan tertulisnya, dilansir dari Liputan6.com.

Eneng menambahkan, tanda tangan Gubernur Banten Wahidin Halim dipalsukan dalam surat tersebut.

"Kepalsuan surat tersebut diperparah dengan mencantumkan nomor rekening salah satu Bank atas nama Juwita. Di mana bagi korban yang telah tertipu agar mengirimkan bukti transfer melalui Sekretaris Daerah Provinsi Banten namun ke nama yang sama dengan pemilik rekening yakni Juwita dengan nomor kontak +62 853 4188 1753 serta email pribadi," tambah Eneng.

Selain itu Pemprov Banten juga akan melapor ke Polda Banten guna mengungkap pelaku pembuat dan penyebar surat palsu tersebut.

"Sehingga kejadian ini dapat segera terlacak," ucap Eneng.

Terakhir, Eneng juga menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap pola dan modus kejahatan di media sosial.

"Terlebih di saat Pandemi Covid19 dimana banyak pegawai baik negeri maupun swasta yang melaksanakan Work from Home sehingga akan mudah dimanfaatkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab terutama dalam mengacaukan informasi atau menyebarkan informasi hoax," tutup Eneng.

Kesimpulan

Surat berisi permohonan dana pengamanan pelaksanaan Pilkada 2020 oleh Gubernur Banten adalah tidak benar. Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Statistik, dan Persandian Provinsi Banten, Eneng Nurcahyati mengatakan tanda tangan Gubernur Banten Wahidin Halim dipalsukan dalam surat tersebut.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini