PSSI Ungkap Alasan Timnas Indonesia U-17 Hanya Berkekuatan 4 pemain Diaspora untuk Piala Dunia U-17 2025

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, sudah menetapkan susunan pemain yang akan berlaga di Piala Dunia U-17 2025.

Muhammad Adi Yaksa
Oleh Muhammad Adi Yaksa - Reporter
PSSI Ungkap Alasan Timnas Indonesia U-17 Hanya Berkekuatan 4 pemain Diaspora untuk Piala Dunia U-17 2025
Timnas Indonesia U-17 merayakan gol Matthew Baker ke gawang Timnas Kuwait U-17, Rabu (23/10/2024) (c) Dok. PSSI (Timnas Indonesia U-17 merayakan gol Matthew Baker ke gawang Timnas Kuwait U-17, Rabu (23/10/2024) (c) Dok. PSSI)

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, telah mengumumkan daftar pemain yang akan berlaga di Piala Dunia U-17 2025. Tim yang dikenal dengan nama Garuda Muda ini memiliki total 21 pemain.

Dari jumlah tersebut, terdapat empat pemain diaspora, yaitu Matthew Baker, Lucas Lee, Eizar Tanjung, dan Mike Rajasa Hoppenbrouwers.

Matthew Baker saat ini bermain untuk Melbourne FC di Australia, Lucas Lee membela Ballistic United SC di Amerika Serikat, Eizar Tanjung bermain di Sydney FC, dan Mike Rajasa memperkuat FC Utrecht yang berada di Belanda.

Kehadiran pemain diaspora di Timnas Indonesia U-17 sangat berbeda dengan timnas senior yang didominasi oleh pesepak bola naturalisasi. Arya Sinulingga, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, menjelaskan orang tua dari para pemain diaspora tersebut harus memiliki paspor Indonesia saat anak mereka lahir agar dapat memiliki kewarganegaraan ganda sebelum berusia 18 tahun.

"Nah, ini yang susah. Apakah dulu waktu dia lahir, satu di antara orang tuanya masih punya paspor Indonesia? Paspor dalam arti dokumentasinya betul, paspor," ungkap Arya.

"Kalau tidak, terpaksa menunggu lama. Ini yang beda dengan usia 21 tahun. Usia 21 tahun kan dia sudah memilih. Mereka bisa proses naturalisasi. Kalau yang ini tidak bisa proses naturalisasi. Harus menunggu nanti, baru boleh."

Tantangan saat Proses Naturalisasi

Arya Sinulingga mengungkapkan PSSI menghadapi tantangan dalam proses naturalisasi pemain di tingkat junior dibandingkan dengan tingkat senior. "

Ini perlu saya jelaskan mengenai naturalisasi. Agak beda dengan timnas senior, atau di U-23, atau U-20. Kenapa?" ujar Arya saat acara Media Cup 2025 yang diadakan oleh PSSI Pers di Jakarta Selatan pada Selasa, 28 Oktober 2025.

"Karena di Timnas Indonesia U-17 itu masih susah kita untuk melakukan naturalisasi. Kan tidak bisa naturalisasi. Karena usia 17 itu, kalaupun dia harus berdarah Indonesia, satu di antara orang tuanya harus punya paspor Indonesia," jelasnya.

Ini menunjukkan bahwa ada persyaratan khusus yang harus dipenuhi untuk pemain muda agar dapat dinaturalisasi, yang tentunya menjadi kendala dalam pengembangan tim nasional usia muda.

Harus Pahami Perbedaannya

Arya memberikan contoh mengenai seorang pemain yang memiliki darah Indonesia dan Amerika Serikat, namun kedua orang tuanya adalah warga negara Amerika. Dengan demikian, pesepak bola tersebut tidak memenuhi syarat untuk membela Timnas Indonesia U-17.

"Ada kemarin yang berdarah Amerika, orang tuanya dua-duanya Amerika, tapi tinggal di Indonesia. Tapi kan proses dia di Indonesia butuh waktu lagi, proses lagi, jadi agak lain, gitu. Jadi memang yang kita dapatkan itu rata-rata orang tuanya pasti punya paspor Indonesia satu di antaranya," terang Arya.

Dia juga menjelaskan bahwa untuk bisa bermain di Piala Dunia, penting untuk memahami perbedaan antara pemain Timnas Indonesia U-17 dan tim junior atau senior.

"Nah, itu yang bisa kita proses untuk bermain di Piala Dunia sekarang ini. Jadi harus dipahami perbedaannya antara pemain yang Timnas Indonesia U-17 dengan yang di junior-senior. Kalau U-20 misalnya sudah bisa kita naturalisasi. Di U-23 apalagi senior, sudah bisa naturalisasi. Tapi kalau yang U-17, tidak bisa," paparnya.

Piala Dunia U-17 akan diadakan pada tahun 2025

Timnas Indonesia U-17 akan berpartisipasi dalam Piala Dunia U-17 2025 yang akan diselenggarakan di Qatar dari tanggal 3 hingga 27 November 2025. Dalam kompetisi ini, tim yang dikenal dengan nama Garuda Muda akan berada di Grup H, di mana mereka akan bersaing dengan Timnas Brasil U-17, Timnas Honduras U-17, dan Timnas Zambia U-17.

Rekomendasi