Penyesalan Radja Nainggolan Dulu Tak Pilih Timnas Indonesia: Andai Aku Tahu...

Radja Nainggolan menyesal tidak memilih untuk membela Timnas Indonesia ketika mengingat akhir kariernya bersama Timnas Belgia.

Muhammad Adi Yaksa
Oleh Muhammad Adi Yaksa - Reporter
Penyesalan Radja Nainggolan Dulu Tak Pilih Timnas Indonesia: Andai Aku Tahu...
Reaksi kecewa pemain Bhayangkara FC, Radja Nainggolan saat menghadapi PSS Sleman pada laga pekan ke-25 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (22/2/2024). (Bola.com/B (Reaksi kecewa pemain Bhayangkara FC, Radja Nainggolan saat menghadapi PSS Sleman pada laga pekan ke-25 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (22/2/2024). (Bola.com/B)

Radja Nainggolan merasa menyesal karena tidak memilih untuk membela Timnas Indonesia, terutama ketika ia mengenang akhir kariernya bersama Timnas Belgia yang tidak sesuai dengan ekspektasinya.

Dalam sebuah wawancara yang disiarkan De Tafel van Gert dan dikutip dari media Belanda Voetbal Primeur, Nainggolan menyatakan rasa kekecewaannya akibat tidak dipanggil untuk memperkuat Belgia di Piala Dunia 2018.

Pada saat itu, ia terlibat konflik dengan pelatih Belgia, Roberto Martinez, yang berujung pada berakhirnya kariernya bersama tim yang dikenal dengan sebutan De Rode Duivels itu pada Maret 2018.

Nainggolan mengungkapkan, "Saya sangat terpukul dengan hal itu. Saya telah mengorbankan hidup saya untuk bisa bermain bagi Rode Duivels. Saya sempat mengatakan hal ini sebelumnya."

Ia menambahkan, "Jika saya tahu semuanya akan berakhir seperti ini, maka saya akan lebih cepat memilih Indonesia. Saya bangga menjadi orang Belgia."

Pernyataan tersebut mencerminkan penyesalan mendalam Nainggolan atas keputusan yang diambilnya dan harapan untuk mendapatkan kesempatan yang lebih baik di masa lalu.

Radja Nainggolan dilahirkan di Antwerp, Belgia, pada 4 Mei 1988. Dia memiliki keturunan Indonesia dari ayahnya, Marius Nainggolan, yang berasal dari Sumatra Utara.

Pada akhir karier sepak bolanya, Nainggolan sempat berkunjung ke Indonesia untuk mencari nafkah. Mantan pemain AS Roma dan Inter Milan tersebut bergabung dengan Bhayangkara FC selama enam bulan, mulai akhir 2023 hingga pertengahan 2024.

"Saya bermain sepak bola di Indonesia selama enam bulan. Rasa hormat dan apresiasi yang saya terima dari masyarakat di sana benar-benar berbeda jauh dibandingkan dengan dunia sepak bola Belgia," ucap Nainggolan.

Selama sembilan tahun berkarier bersama De Rode Duivels, Nainggolan mencatatkan 30 penampilan, serta mencetak enam gol dan memberikan tiga assist. Saat ini, ia masih aktif bermain untuk Patro Eisden yang berkompetisi di liga kedua Belgia.

Nainggolan mengungkapkan, "Pada 2018 saya tidak dibawa ke Piala Dunia karena dianggap akan menimbulkan masalah di bangku cadangan."

"Itu omong kosong besar. Saat itu saya bilang, kalau begitu sudah selesai," mengungkapkan kekecewaannya sebagai pemain berdarah Batak yang tidak mendapatkan kesempatan.

Sumber: De Rode Duivels, Voetbal Primeur

Rekomendasi