Ini Isi Curhat Veda Ega Pratama kepada Sang Ayah usai Kecelakaan pada Balapan Moto3 Amerika Serikat 2026

Sudarmono, ayah Veda Ega Pratama, menceritakan bahwa anaknya menghubunginya setelah mengalami kecelakaan saat balapan Moto3 di COTA, Austin, Texas.

Hendry Wibowo
Oleh Hendry Wibowo - Reporter
Ini Isi Curhat Veda Ega Pratama kepada Sang Ayah usai Kecelakaan pada Balapan Moto3 Amerika Serikat 2026
Veda Ega Pratama telah diumumkan akan mentas di Moto3 bersama Honda Team Asia. (PT Astra Honda Motor) (Veda Ega Pratama telah diumumkan akan mentas di Moto3 bersama Honda Team Asia. (PT Astra Honda Motor))

Sudarmono, yang merupakan ayah dari Veda Ega Pratama, menceritakan kepada Bola.com bahwa anaknya meneleponnya setelah mengalami kecelakaan dalam balapan Moto3 di Amerika Serikat, tepatnya di COTA, Austin, Texas, pada hari Senin (30/04/2026) dini hari WIB.

Dalam insiden tersebut, Veda mengalami kecelakaan di lap kelima saat berusaha untuk meraih posisi finis di antara lima besar atau bahkan berusaha untuk kembali ke podium.

Sebelum mengalami kecelakaan, Veda Ega Pratama berhasil mencatatkan waktu tercepat balapan dengan waktu 2 menit 13,844 detik pada lap kelima. Sudarmono, yang akrab disapa Momon, menjelaskan bahwa Veda langsung menghubunginya setelah gagal menyelesaikan balapan di Moto3 Amerika Serikat.

Dalam percakapan tersebut, Veda curhat kepada ayahnya mengenai pengalaman yang baru saja dialaminya. Apa saja yang Veda sampaikan kepada sang ayah? Yuk scroll ke bawah untuk membacanya.

Kemarin, setelah balapan, dia melakukan panggilan telepon. Masalah yang terjadi adalah adanya kesalahan yang mengakibatkan terjadinya slide, di mana gas yang digunakan terlalu agresif," ungkap Momon kepada Bola.com pada hari Rabu (01/04/2026).

"Kemarin memang setelah balapan dia telepon lah. Masalahnya memang dia ada kesalahan, makanya ada slide, gasnya terlalu agresif," Momon menceritakan kepada Bola.com hari Rabu (01/04/2026).

Lebih lanjut, dia menjelaskan, "Jadi (bagian) belakang motornya ada slide dan sirkuit (COTA) itu memang baru (untuk Veda). Dan mungkin kondisi terlalu belum terlalu hafal juga."

Sudarmono percaya bahwa meskipun Veda Ega Pratama mengalami kecelakaan untuk pertama kalinya di balapan Moto3, dia dalam keadaan baik, baik dari segi mental maupun fisik.

"Setelah crash, secara mental sih enggak masalah, karena itu untuk tahap belajar sih dan tambah pengalaman," Momon yang juga eks pembalap nasional itu menuturkan. "Setelah crash, kondisi Veda, aman sih, alhamdulillah enggak ada cedera," tambahnya.

Saat ini, para pembalap Moto3 akan memiliki jeda selama tiga minggu sebelum melanjutkan ke seri berikutnya di Sirkuit Jerez pada akhir bulan April. Momon berharap agar Veda Ega Pratama dapat bersaing untuk meraih posisi sepuluh besar dalam balapan Moto3 di Jerez.

"Dan keyakinan untuk di Jerez, menurut saya ya tetap belajar buat Veda. Tapi mudah-mudahan tetap dia yakin bisa di sepuluh besar, ya mudah-mudahan bisa lah di sepuluh besar. Itu aja sih targetnya," lanjutnya.

Harapan tersebut menunjukkan optimisme Momon terhadap kemampuan Veda dalam menghadapi tantangan di balapan selanjutnya.

Rekomendasi