Cetak 2 Gol Saat AS Roma Mengalahkan Cagliari, Donyell Malen Disebut Mirip Gianfranco Zola.

Gian Piero Gasperini menunjukkan rasa senangnya setelah Donyell Malen bergabung dengan AS Roma.

Hendry Wibowo
Oleh Hendry Wibowo - Reporter
Cetak 2 Gol Saat AS Roma Mengalahkan Cagliari, Donyell Malen Disebut Mirip Gianfranco Zola.
Donyell Malen saat cetak dua gol saat AS Roma bekuk Cagliari di Liga italia 2025/2026. (Filippo MONTEFORTE / AFP) ((Filippo MONTEFORTE / AFP))

Gian Piero Gasperini tidak dapat menyembunyikan rasa senangnya atas kedatangan Donyell Malen ke AS Roma. Hal ini terlihat setelah striker asal Belanda tersebut mencetak dua gol dalam pertandingan melawan Cagliari yang berakhir dengan skor 2-0 di Liga Italia pada Selasa (10/02/2026) dini hari WIB.

Gasperini menilai bahwa Donyell Malen memiliki karakteristik yang mirip dengan striker legendaris Timnas Italia, Gianluca Vialli. Ia juga memprediksi bahwa Malen akan mampu mencetak banyak gol sepanjang musim ini.

Gasperini merasa bahwa Donyell Malen adalah sosok striker yang selama ini dicari-cari. Ia mengungkapkan kritik terhadap pergerakan dua striker AS Roma lainnya, Artem Dovbyk dan Evan Ferguson, yang saat ini tampaknya sudah dipahami dengan baik oleh Malen.

"Saya yakin dia akan mencetak banyak gol musim ini, jadi kita harus tahu bagaimana memberikan umpan yang tepat sesuai karakteristiknya," ungkap Gasperini. "Kita memiliki kualitas di lini serang yang sulit dihentikan sekarang, karena dia memiliki banyak variasi," tambahnya sambil tersenyum.

Dalam wawancara setelah pertandingan, Donyell Malen ditanya mengenai keinginannya untuk mengikuti jejak legenda Serie A asal Belanda, Marco van Basten. Mendengar perbandingan tersebut, ia tampak tersipu malu.

Pelatihnya, Gasperini, juga memberikan pendapatnya dengan menyatakan bahwa Malen lebih tepat jika dibandingkan dengan Gianluca Vialli daripada Marco van Basten. "Van Basten secara fisik juga sangat berbeda," tegas Gasperini.

Ia menambahkan, "Namun, saya melihat lebih banyak kesamaan dengan Vialli dalam hal kekuatan, pergerakan untuk melepaskan diri dari penjaga, serta lari diagonal untuk menyerang ruang kosong. Ada sesuatu yang khas dalam diri Vialli," lanjutnya.

Bryan Zaragoza, yang bergabung pada bulan Januari, membuat debutnya saat AS Roma melawan Cagliari dan terlihat lebih menonjol dalam aspek menyerang dibandingkan bertahan.

Dengan penutupan jendela transfer, kini muncul pertanyaan apakah Gasperini telah memperoleh semua atribut yang diperlukan untuk bersaing dengan tim-tim lain dalam merebut posisi empat besar.

"Kami selalu berusaha untuk mencapai standar rival kami. Kami telah mengejar Juventus, sementara Napoli dan Milan ada di sana, Inter sudah jauh di depan, Atalanta dan Como tidak jauh di belakang kami," ujar Gasperini. "Jika kami berada di atas setelah 24 putaran, itu penting, tetapi kami ingin terus berkembang dalam hal menyerang," tambahnya.

Dengan performa Zaragoza yang menjanjikan, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi tim dalam mencapai tujuan mereka. Gasperini tampaknya optimis bahwa dengan penambahan pemain baru dan strategi yang tepat, mereka dapat bersaing dengan tim-tim teratas di liga.

"Kami ingin menunjukkan bahwa kami bisa bersaing di level tertinggi dan terus memperbaiki permainan kami," tutupnya. Harapan ini mencerminkan ambisi tim untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga menyerang dengan lebih efektif di sisa musim ini.

Sumber: Football Italia

Rekomendasi