BRI Super League: Pelatih Borneo FC Apresiasi Kinerja Wasit pada Pertandingan Kontra Persija di JIS

Pelatih Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes, memberikan pujian yang mengejutkan setelah timnya meraih hasil 2-2 saat bertanding melawan Persija Jakarta.

Wiwig Prayugi
Oleh Wiwig Prayugi - Reporter
BRI Super League: Pelatih Borneo FC Apresiasi Kinerja Wasit pada Pertandingan Kontra Persija di JIS
Aksi pelatih Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes saat memimpin timnya menjalani laga tandang di markas Persita Tangerang, Indomilk Arena dalam laga pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026, Jum (Aksi pelatih Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes saat memimpin timnya menjalani laga tandang di markas Persita Tangerang, Indomilk Arena dalam laga pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026, Jum)
BRI Super League: Pelatih Borneo FC Angkat Topi untuk Wasit Duel Vs Persija di JIS
Pemain Persija Jakarta, Maxwell Souza (kanan) berusaha melesatkan bola ke gawang dibayangi pemain Borneo FC, Rivaldo Pakpahan dalam laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Selasa (03/03/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan) Bola.com

Pelatih Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes, memberikan pujian yang tidak biasa setelah timnya bermain imbang 2-2 melawan Persija Jakarta di Jakarta International Stadium (JIS) pada Selasa (4/3). Dalam suasana yang dipenuhi oleh sekitar 19 ribu suporter The Jakmania, pelatih asal Brasil ini justru mengapresiasi kinerja wasit yang memimpin pertandingan. Hal ini jarang ia lakukan selama tiga tahun berkarir di Indonesia.

"Ini pertama kalinya dalam tiga tahun saya di Indonesia, kami dipimpin oleh wasit yang tidak terpengaruh tekanan suporter. Dia benar-benar fokus pada tugasnya," ungkap Lefundes dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Pernyataan tersebut menarik perhatian banyak orang, mengingat Lefundes dikenal sebagai sosok yang vokal dan kritis terhadap kinerja wasit di kompetisi domestik. Bahkan, pada Februari 2026, ia pernah melontarkan kritik meskipun timnya berhasil meraih kemenangan.

Kali ini, situasinya tampak berbeda. Wasit Agung Setiyawan dianggap tampil dengan tegas, profesional, dan tetap tenang meskipun menghadapi tekanan dari puluhan ribu pendukung tuan rumah. Keberanian dan ketenangan wasit dalam menghadapi situasi yang menegangkan tersebut menjadi sorotan, dan Lefundes tidak ragu untuk memberikan pujian yang layak bagi kinerja wasit pada laga tersebut.

Gambarkan Suasana di JIS yang Megah

Selain wasit, Lefundes juga mengapresiasi semangat luar biasa yang ditunjukkan oleh The Jakmania.

Ia menggambarkan suasana di JIS seperti sebuah perayaan sepak bola yang megah.

Meskipun demikian, ia memberikan beberapa saran konstruktif untuk suporter Persija. Menurutnya, energi besar yang dimiliki The Jakmania akan lebih bermanfaat jika diarahkan untuk meningkatkan semangat dan kepercayaan diri para pemain Persija, daripada digunakan untuk mengintimidasi lawan.

"Saran saya, lebih baik dorong moral pemain Persija. Itu justru akan membuat lawan semakin sulit," katanya.

Senang dengan Atmosfer di JIS

BRI Super League: Pelatih Borneo FC Angkat Topi untuk Wasit Duel Vs Persija di JIS
Ekspresi pemain Persija, Rizky Ridho Ramadhani (tengah) usai bertanding melawan Borneo FC pada laga pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026 di Jakarta International Stadium, Selasa (3/3/2026) malam WIB. Menjamu Borneo FC pada pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026, Persija Jakarta gagal meraih poin penuh. (Bola.com/M Iqbal Ichsan) Bola.com

Lefundes mengungkapkan bahwa timnya justru merasa senang dengan atmosfer menegangkan di JIS yang penuh semangat.

Ia menambahkan bahwa para pemainnya merasa kurang termotivasi saat bermain di stadion yang sepi penonton, seperti saat melawan Dewa United dan Bhayangkara FC.

"Pemain besar ingin tekanan. Pemain kecil yang menghindari tekanan," tegasnya.

Meskipun hanya mendapatkan satu poin dari pertandingan ini, hasil tersebut tetap sangat berarti bagi Borneo FC dalam persaingan di papan atas BRI Super League 2025/2026. Selain itu, laga ini juga menjadi momen yang jarang terjadi, di mana seorang pelatih asing berpengalaman secara terbuka mengakui kepemimpinan wasit yang dianggap profesional dan berani dalam menghadapi tekanan yang besar.

Rekomendasi