Usai Florian Wirtz, ini Sosok Pemain Incaran Liverpool Berikutnya yang Dibanderol Rp2,2 Triliun!

Setelah berhasil merekrut Jeremie Frimpong dan menyelesaikan transfer Florian Wirtz, Liverpool kini tengah membidik pemain mahal dari Paris Saint-Germain.

Yus Mei Sawitri
Oleh Yus Mei Sawitri - Reporter
Usai Florian Wirtz, ini Sosok Pemain Incaran Liverpool Berikutnya yang Dibanderol Rp2,2 Triliun!
Tujuh gol PSG dicetak oleh pemain berbeda. Bradley Barcola membuka keunggulan lewat golnya di menit ke-20. (Thibaud MORITZ/AFP) ((Thibaud MORITZ/AFP))

Liverpool masih belum merasa cukup dengan aktivitas belanja mereka di musim panas 2025. Setelah berhasil merekrut Jeremie Frimpong dan hampir menyelesaikan transfer Florian Wirtz, The Reds kini tengah membidik pemain mahal dari Paris Saint-Germain.

Manajer Liverpool, Arne Slot, menunjukkan keseriusannya dalam membangun tim yang mampu mempertahankan gelar di Liga Inggris serta bersaing di pentas Eropa. Ia bertekad untuk menambah kekuatan skuadnya melalui bursa transfer musim panas 2025.

Frimpong didatangkan dari Bayer Leverkusen dengan nilai transfer mencapai 29,5 juta euro (sekitar Rp650,1 miliar), sedangkan Wirtz diperkirakan akan menjadi rekrutan termahal klub dengan nilai transfer sekitar 127 juta euro (sekitar Rp2,79 triliun). Kepindahan Wirtz ini menjadi bukti keseriusan Liverpool, yang berhasil mengalahkan klub-klub besar seperti Manchester City dan Bayern Munchen dalam perburuan tanda tangannya.

Selain itu, Liverpool juga menunjukkan komitmen untuk terus berburu pemain berkualitas lainnya di bursa transfer. Dengan langkah-langkah ini, mereka berharap dapat memperkuat tim untuk menghadapi tantangan di musim yang akan datang.

Harga yang Tinggi

Liverpool Belum Puas Berfoya-foya Belanja: setelah Wirtz, Mau Boyong Winger PSG Berbanderol Rp2,2 Triliun
Tujuh gol PSG dicetak oleh pemain berbeda. Bradley Barcola membuka keunggulan lewat golnya di menit ke-20. (Thibaud MORITZ/AFP) (Thibaud MORITZ/AFP)

Menurut The Sun pada Kamis, 12 Juni 2025, Liverpool kini mengincar pemain Paris Saint-Germain, Bradley Barcola, sebagai target utama mereka. Pemain berusia 22 tahun ini juga menarik perhatian Bayern Munchen, yang menjadikannya sebagai target utama mereka. Namun, Liverpool bertekad untuk mengungguli klub Jerman tersebut dalam perburuan Barcola, mirip dengan strategi yang mereka terapkan saat merekrut Wirtz sebelumnya.

Barcola, yang merupakan mantan pemain Lyon, memiliki nilai pasar sekitar 100 juta euro (setara dengan Rp2,2 triliun). Meskipun ia tidak lagi menjadi pilihan utama di PSG, ia tetap menunjukkan kualitasnya. Dalam pertandingan final Liga Champions melawan Inter Milan yang berakhir dengan kemenangan 5-0 untuk PSG, Barcola hanya bermain selama 27 menit sebagai pemain pengganti.

Meskipun demikian, ia masih menjadi bagian penting dari skuat Luis Enrique, dengan total 58 penampilan di semua kompetisi musim ini, meskipun tidak selalu tampil sebagai pemain inti. Dengan kehadiran trio penyerang Khvicha Kvaratskhelia, Ousmane Dembele, dan Desire Doue yang tampil mengesankan, ada kemungkinan Barcola akan dilepas jika ada tawaran yang menggiurkan.

Alexander Isak

Tiga Alasan Newcastle Tolak Tawaran Perdana Liverpool untuk Alexander Isak
Penyerang Newcastle United asal Swedia bernomor punggung 14, Alexander Isak, tiba untuk pertandingan Premier League antara Newcastle United dan Manchester United di St James' Park, Ne Penyerang Newcastle United asal Swedia bernomor punggung 14, Alexander Isak, tiba untuk pertandingan Premier League antara Newcastle United dan Manchester United di St James' Park, Ne

Liverpool masih berusaha untuk mendatangkan Alexander Isak dari Newcastle United. Manajer The Kop tetap mengincar Isak, yang telah berhasil mencetak 23 gol untuk The Magpies di musim ini. Namun, jika pihak Newcastle tetap bersikukuh untuk meminta biaya sekitar 150 juta (Rp3,3 triliun) untuk pemain Swedia berusia 25 tahun tersebut, Liverpool kemungkinan besar akan menarik diri dan mencari opsi lain. Biaya yang diminta sudah dianggap terlalu tinggi oleh The Reds.

Sumber: The Sun

Rekomendasi