Yuanita Meilia Rilis Single \'Hatiku Untukmu\' Dedikasi Untuk Penderita Vaginismus
Merdeka.com - Yuanita Meilia baru saja meluncurkan single teranyarnya bertajuk ‘Hatiku Untukmu’. Single yang diluncurkan oleh pianis yang juga aktivis perempuan ini ia dedikasikan untuk penderita vaginismus.
Vaginismu sendiri merupakan kondisi di mana otot reproduksi wanita kaku dan tidak bias dilakukan penetrasi. Lagu ini juga, kata Yuanita, hadir sebagai upaya untuk memperingati International Woman’s Day.
"Lagu ini saya peruntukan juga untuk memperingati International Woman’s Day," kata Yuanita dari berita bertulis diterima Merdeka Bandung, Sabtu (9/3).
Yuanita menjelaskan, penyandang vaginismus kerapkali mendapat stigma buruk. Bahkan, vaginismus menjadi pangkal perceraian dan konflik dalam rumah tangga.
"Saya menulis lagu ini saat saya mengalami penyakit vaginismus. Dan melalui perjuangannya bersama suami, saya akhirnya bisa sembuh setelah menjalani delapan tahun pernikahan," jelasnya.
Perempuan berusia 36 tahun itu, berharap dengan lagu tersebut dapat mengkampanyekan dan mengenalkan pada masyarakat, apa itu penyakit vaginismus. Informasi mengenai penyakit vaginismus dan penanganannya, belum menyebar secara luas.
Sehingga, sambung Yuanita, penderita vaginismus sering mendapatkan respons yang salah dan malah mengalami shaming atau dipermalukan. Seperti yang dialami oleh Yuanita selama delapan tahun terakhir.
"Semoga lagu ini dapat mewakili perasaan kaum perempuan di Indonesia. Dimana rasa lelah dan binggung karena kurangnya informasi dan tenaga medis yang cukup kompeten menangani penyakit vaginismus," ucap Yuanita.
Yuanita mengatakan tiap lirik dalam lagu yang diciptakannya tersebut sangat sederhana untuk diterima luas. Lagu Hatiku Untukmu bercerita soal komitmen cinta dan empati dalam berumah tangga.
Singel tersebut kian menarik, lantaran dibalut dengan lantunan piano yang mendayu oleh guru besar Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM, Prof. Adi Utarini. Seluruh hasil penjualan dari lagu tersebut akan didonasikan untuk mendukung kampanye vaginismus.
"Lagu ini saya persembahkan untuk Vaginismus Campaign, karena informasi vaginismus itu masih kurang. Padahal penderitanya banyak," pungkas Yuanita.
Sementara itu, dr. Robbi Asri Wicaksono, SpOG yang ikut hadir dalam peluncuran lagu tersebut, menjelaskan bahwa 7 hingga 17 persen perempuan di dunia diprediksi beresiko menderita vaginismus.
Ironisnya lagi, belum ada kajian pasti yang ditetapkan sebagai akar penyebab vaginismus, sehingga tindakan pencegahan tak bisa diterapkan pada masalah ini.
"Sayangnya masih banyak masyarakat yang malu untuk mengungkap penyakit yang dideritanya," kata Robbi.
Ia berharap dengan adanya lagu dan kampanye tersebut dapat mendorong masyarakat untuk lebih mengerti dan peduli pada vaginismus. (mdk/end)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya