Dibalik Penampilan Sempurna Al Ghazali, Ternyata Ini Sosok Berbakat yang Siapkan Jas Mewah dan Berkualitas untuk Suami Alyssa Daguise

Jonathan sudah terlibat sejak beberapa bulan sebelum acara, di mana ia diminta untuk membuat jas pernikahan, jas prewedding, dan setelan untuk keluarga besar.

Fikri Alfi Rosyadi
Oleh Fikri Alfi Rosyadi - Reporter
Dibalik Penampilan Sempurna Al Ghazali, Ternyata Ini Sosok  Berbakat yang Siapkan Jas Mewah dan Berkualitas untuk Suami Alyssa Daguise
Desainer Jonathan Wongso Ungkap Kisah di Balik Jas Pernikahan Al Ghazali yang Elegan, Pakai Bahan Impor Berkualitas Mewah (instagram.com/jonathanwongso)

Pernikahan Al Ghazali dan Alyssa Daguise masih jadi perbincangan publik. Kali ini desainer Jonathan Wongso mengungkap perannya dalam prosesi pernikahan Al Ghazali dan Alyssa Daguise yang berlangsung meriah beberapa waktu lalu.

Dia mengaku mendapat kepercayaan dari pasangan tersebut untuk merancang seluruh setelan jas yang dikenakan pada hari-hari penting mereka. Jonathan menjelaskan dirinya ikut terlibat sejak proses awal desain hingga pemilihan konsep warna dan gaya.

"Kami dipercaya Al dan Alyssa untuk mendesain jas di hari spesial mereka, dan kami bikin konsepnya bareng dari mulai warna, style, dan lain-lainnya," ucap Jonathan Wongso, dikutip Minggu (22/6).

Keterlibatan Jonathan ternyata sudah dimulai sejak beberapa bulan sebelum acara berlangsung. Ia diminta bukan hanya untuk jas pernikahan, tetapi juga jas prewedding serta setelan keluarga besar.

"Jadi saya dihubungi sekitar 4 bulan lalu sekitar di Februari. Awalnya saya diminta mendesainkan suit untuk prewed dan wedding-nya Al, lalu saya dipercaya untuk mendesain suit untuk 1 keluarga besar," ujar Jonathan Wongso.

Tangan Dingin Jonathan Wongso

Dalam rangkaian akad dan resepsi, Al dan Alyssa memilih untuk mengenakan busana adat Jawa sekaligus mengadopsi elemen internasional.

Dalam hal ini, Jonathan telah menyiapkan beberapa setelan tuxedo yang dirancang khusus untuk Al dengan sentuhan gaya modern.

Siapkan 3 Jas Buat Al Ghazali

Jonathan Wongso menjelaskan telah menyiapkan beberapa setelan untuk Al.

"Konsepnya lebih ke internasional, bentuknya tuxedo, saya menyiapkan 1 tuxedo putih, 1 tuxedo hitam, dan 1 tuxedo velvet," ungkapnya.

Setelan tersebut dirancang untuk digunakan pada acara prewedding dan hari pernikahan.

Siapkan Tuxedo untuk Dinner Party

Selain memperhatikan gaya, pasangan Al dan Alyssa juga sangat memperhatikan pilihan warna. Mereka dikenal sangat teliti dalam merancang penampilan untuk hari spesial tersebut.

"Saya menyiapkan suit yang dipakai resepsi tanggal 16 Juni di St. Regis, acara malamnya," jelasnya.

Desain Sederhana dan Klasik

Pasangan ini menginginkan konsep yang klasik dan elegan, yang menurut Jonathan mencerminkan selera fesyen mereka yang sudah berkembang dengan baik.

Mereka berusaha menghindari penampilan yang terlalu mencolok atau berlebihan, lebih memilih sesuatu yang sederhana namun tetap menarik.

Punya Konsep yang Matang

"Al bersama Alyssa telah merancang konsep dengan sangat baik sejak awal, dan mereka memiliki pemahaman yang mendalam tentang fashion dan gaya. Oleh karena itu, diskusi yang kami lakukan berlangsung dengan lancar dan tanpa kesulitan," ujar Jonathan.

Jonathan menambahkan kolaborasi antara Al dan Alyssa menunjukkan betapa pentingnya persiapan dalam setiap proyek. Dengan pemahaman yang kuat tentang tren dan estetika, mereka mampu menciptakan suasana yang kondusif untuk bertukar ide.

Konsep Elegan

Al dan Alyssa meminta untuk menerapkan konsep yang klasik dan elegan, tanpa elemen yang berlebihan atau terkesan norak. Mereka menginginkan tema yang lebih mengarah pada tuxedo internasional. Selain itu, klien juga menginginkan palet warna yang monochrome.

"Oleh karena itu, saya merancang kombinasi warna broken white dan hitam untuk memenuhi permintaan tersebut," tambahnya.

Desain Spesial

Al mendapatkan perlakuan istimewa dengan mengenakan jas yang berbeda dari anggota keluarganya, sehingga ia tampak lebih mencolok di tengah rombongan. Sementara itu, anggota keluarganya memilih untuk mengenakan warna yang lebih gelap.

"Untuk Al pakai pakaian yang berbeda dari keluarga, supaya terlihat lebih standout, jadi keluarga nuansa gelap, Al nuansa lebih terang," jelasnya.

Siapkan Jas Buat Anggota Keluarga

Selain untuk Al dan Alyssa, Jonathan juga diberikan tanggung jawab untuk mendesain jas bagi seluruh anggota keluarga dari kedua belah pihak. Ia mempersiapkan sejumlah setelan jas dengan warna yang eksklusif agar penampilan mereka selaras dan harmonis.

"Total ada belasan suit yang saya siapkan. Espresso Brown ini dipakai oleh seluruh keluarga termasuk dari Mas Dhani, El, Dul, beserta keluarga dari Alyssa, Pak Richard dan saudara-saudara Alyssa dari Perancis juga," tuturnya.

Dhani Ikuti Saran Sang Desainer

Dalam menjalankan tugasnya, Jonathan sering melakukan fitting di rumah keluarga Al yang terletak di Jakarta Selatan. Ia mengungkapkan Ahmad Dhani, yang merupakan ayah Al, cukup mendukung konsep yang telah disepakati sebelumnya.

"Mas Dhani lebih mengikuti saja ya, ikut pada tema-temanya, saya banyak fitting di kediaman Mas Dhani di Pondok Indah," jelas Jonathan.

Pakai Bahan Impor Berkualitas

Pembuatan jas yang dilakukan Jonathan tidak dilakukan secara asal-asalan. Ia memilih menggunakan material berkualitas tinggi yang diimpor langsung dari luar negeri.

Proses produksi jas tersebut memerlukan waktu yang cukup lama untuk memastikan setiap detailnya sempurna. Biasanya, pembuatan jas ini memakan waktu antara 3 hingga 4 bulan, mengingat bahan yang digunakan adalah luxury quality Italian wool yang harus didatangkan langsung dari Italy.

Rekomendasi