Cerita Lesty Kejora Pernah Dilecehkan Saat Manggung di Suatu Daerah
Merdeka.com - Pedangdut jebolan D'Academy Lesty Kejora menempuh proses panjang hingga bisa menjadi pedangdut terkenal Tanah Air.
Seperti dilansir dalam Youtube SULE Channel, Kamis (8/4/2021), Lesty mengaku sudah diasah bernyanyi oleh sang Ayah sejak dirinya masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).
Mulai dari belajar melalui kaset dan VCD hingga mengikuti organ tunggal yang sering ada di kampungnya.
Dilecehkan
Hingga pada suatu ketika ia naik ke bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), Lesty atau yang kerap menyebut dirinya 'Dede' ini dilecehkan orang.
"Masuk SMP dede nyanyi di suatu daerah ya biasa lah di sawer-sawer gitu, nah si Bapak ngeliat kayak semacam dilecehin lah," tutur pedangdut berusia 21 tahun ini.
Enggak Usah Manggung Lagi
Lesty pun menuturkan harapan Bapaknya setelah mengalami kejadian dilecehkan saat manggung dan disawer tidak usah manggung lagi.
"Ehm dek, Bapak mah kalau bisa mah ya udah we lah enggak usah nyanyi gini lagi. Mudah-mudahan mah ada yang ngeliat dedek, ada yang ngangkat dedek, bisa bikin album sendiri," tambahnya lagi menirukan perkataan Bapaknya saat itu.
Mulai Biasa Bernyanyi
Lesty sendiri mengaku sudah mulai terlihat bisa nyanyi walau cadel yaitu ketika TK. Sang Bapak pun mendukung dan melatihnya melalui VCD.
"Akhirnya di tes -tes sama Bapak tuh, misalkan nyanyi di VCD kan suka ada yang naikin nada pake remot, ngikutin nadanya itu, Dede belajar dari situ, sama si Bapak dibeliin CD," kenang Lesty.
Sosok Bapak bagi Lesty pun merupakan sosok yang sangat berjasa, terlebih di karier musiknya sekarang, berkat apresiasi dan dukungan sang Bapak, Lesty bisa menuai hasilnya.
Reporter Magang:Annastasya Narpadayinta
(mdk/end)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya