Cerita El Rumi Terkenal Sejak Kecil, Tak Punya Privasi 'Kemana-mana Diminta Foto'
Merdeka.com - Ahmad El Jallaludin Rumi atau lebih dikenal dengan El Rumi sudah dikenal oleh publik sejak kecil. Nama besar Ahmad Dhani dan Maia Estianty membuatnya menjadi idola hingga saat ini. Terlebih lagi, dia sempat tergabung di grup musik The Lucky Laki yang dibentuk pada tahun 2009.
Single 'Superman' melejit dibawakan Al, El, dan Dul yang saat itu masih berusia belasan tahun. Ternyata lagu ini ditujukkan untuk sang ibunda yang kala itu sudah berpisah dengan ayahnya.
Perjalanan keluarganya pun hingga kini tak pernah luput dari sorotan media. Menginjak umur yang ke 23 tahun, El Rumi tumbuh sebagai anak artis yang mandiri dan juga kaya raya. Aktif sebagai seorang musisi, aktor, membuat bisnis sendiri hingga menjadi CEO dari aplikasi Dewa 19 Karaoke juga dijalaninya.
El menganggap sorotan media dan publik sejak kecil tak menghalangi langkahnya dalam menata masa depan. Justru dia bersyukur karena jalannya dipermudahkan karena banyak orang sudah mengenalnya. Namun El merasa bahwa dampak terburuk menjadi anak public figure adalah tidak memiliki privasi.
“Dari kecil kita ngga punya privasi ya. Kemana-mana dimintain foto. Kemaren baru ngerasain tuh 4 tahun kuliah di London ngga ada yang tahu kita siapa. Ternyata enak juga,” ungkapnya ketika berbincang dengan Cinta Laura di YouTube Puella ID.
Dikenal banyak orang membuat El Rumi menjadi punya batasan diri untuk melakukan tindakan yang tidak seharusnya.
“Kalau kita berantem di jalanan, pasti ada orang yang tau kita dan ngerekam kita. Jadi lebih mikir panjang aja sih (untuk) impactnya,” ujarnya.
El juga bercerita bahwa ketegaran hati dan pemikiran dewasanya berasal dari kakak dan adiknya yang selalu berada di sisinya. Di masa sedang hangatnya perbincangan kedua orang tua mereka berpisah, media tak henti-hentinya memberitakan kasus perceraian tersebut. Tidak mengetahui kebenaran media mana yang memberitakan tentang fakta yang terjadi, Al, El, dan Dul tetap saling menguatkan satu sama lain.
“Kita juga pusing juga sebenernya. Cuma untungnya kita punya bertiga ini lah saling menguatkan,”
Kebangkitan El Rumi dari kondisi perpisahan kedua orang tuanya tersebut adalah dengan menganggap segala hal yang terjadi di dalam hidupnya merupakan sebuah takdir yang sudah ditentukan oleh Tuhan. Hal tersebut merupakan cara positifnya untuk menerima suatu hal yang tidak dia sukai.
Reporter Magang: Vanya Vinkan Diamanti
(mdk/dea)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya