Whitesky Aviation beli 30 unit helikopter senilai Rp 476 M
Pembelian 30 unit helikopter tersebut lantaran melihat kondisi traffic lalu lintas darat yang sudah sangat macet.
Perusahaan penerbangan carter, Whitesky Aviation akan membeli 30 unit helikopter berkapasitas tiga penumpang type 505 Jet Ranger X yang diproduksi oleh Textron Bell Helicopter. Pembelian 30 unit helikopter ini dengan nilai kontrak mencapai USD 36 juta atau setara Rp 476,1 miliar selama lima tahun.
CEO Whitesky Aviation Denon Prawiraatmadja mengatakan pembelian 30 unit helikopter tersebut lantaran melihat kondisi traffic lalu lintas darat yang sudah sangat macet.
"Sudah saatnya, Indonesia memiliki moda transportasi taksi udara antar kota dan daerah sekitarnya, dengan memberikan nilai aman, cepat, serta harga yang terjangkau," ujarnya di Jakarta, Kamis (31/3).
Menurut Denon, Jakarta merupakan kota metropolitan dan sangat nyata pertumbuhan penduduknya. Apalagi pemerintah dalam merancang varian moda transportasi, tidak hanya terfokus kepada transportasi kendaraan roda empat dan dua, tetapi juga MRT dan kereta api menjadi moda transportasi yang membantu mengurangi kepadatan lalu lintas darat serta mengakomodir semua aktifitas penduduk dari berbagai kalangan.
Beberapa negara maju berpenduduk padat pun sudah memanfaatkan teknologi helikopter sebagai transportasi antar kota, seperti Brazil, USA dengan penerbangan mencapai 1.500 hingga 2.000 per hari.
Bahkan, di 2026 China diprediksikan akan memiliki 1.500 helikopter untuk transport antar kota. Selain menjadi alat transportasi, helikopter juga digunakan untuk emergency dan penanggulangan bencana.
"Indonesia negara kepulauan dengan penduduk 250 juta, baru memiliki sekitar 200 helikopter," jelas dia.
Rencana pembelian 30 unit helikopter ini mulai direalisasikan dengan penandatanganan letter of intent yang akan dilakukan oleh PT Whitesky Aviation dan Textron Bell Helicopter pada tanggal 4 April 2016 di Jakarta.
Baca juga:
Pakai taksi udara, Jakarta-Bandung Rp 10 juta
Helikopter dinilai layak jadi transportasi alternatif di kota besar
Pebisnis minta pemerintah izinkan helikopter terbang malam
Kadishub DKI akui Organda ogah turunkan tarif sebesar 3 persen
Proyek MRT dianggap prestasi pemerintahan era Jokowi