Wali Kota Munafri Tawarkan Makassar Jadi Pusat Touring Nasional, Dorong Perputaran Ekonomi
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin tawarkan Makassar jadi pusat touring nasional. Ini upaya tingkatkan perputaran ekonomi dan okupansi hotel, terutama dari komunitas seperti HDCI.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi mengusulkan Kota Makassar sebagai pusat kegiatan touring berskala nasional. Penawaran ini bertujuan untuk menggenjot perputaran ekonomi lokal serta meningkatkan okupansi sektor perhotelan di ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan tersebut. Inisiatif ini disampaikan Munafri dalam acara pelantikan pengurus Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) Makassar dan Kendari periode 2025–2028.
Munafri berharap, dengan menjadikan Makassar sebagai titik start dan finish berbagai kegiatan touring, kota ini dapat menarik lebih banyak kunjungan. Kehadiran komunitas besar seperti HDCI dinilai memiliki potensi besar. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar untuk terus berbenah menjadi kota yang maju dan modern.
Pemerintah Kota Makassar menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung berbagai acara touring. Munafri menekankan bahwa kegiatan semacam ini tidak hanya memperkuat citra kota. Namun juga memberikan dampak positif langsung pada perekonomian masyarakat melalui peningkatan transaksi dan kunjungan wisatawan.
Potensi Ekonomi dari Kegiatan Touring
Kehadiran kegiatan touring berskala nasional di Makassar diyakini mampu memberikan dorongan signifikan bagi perekonomian lokal. Munafri Arifuddin menyoroti bahwa acara semacam ini tidak hanya meningkatkan citra kota sebagai destinasi menarik. Namun juga secara langsung berkontribusi pada peningkatan perputaran uang di berbagai sektor usaha.
Sektor perhotelan menjadi salah satu yang paling diuntungkan dengan adanya kegiatan touring. Peningkatan okupansi hotel akan terjadi seiring dengan kedatangan peserta touring dari berbagai daerah. Selain itu, sektor kuliner, UMKM, dan penyedia jasa lainnya juga akan merasakan dampak positif dari pengeluaran para peserta.
Munafri juga menilai bahwa keberadaan motor premium seperti Harley-Davidson di Makassar menunjukkan kondisi kota yang aman dan kondusif. Hal ini sekaligus menjadi indikator bahwa Makassar mampu mengakomodasi gaya hidup komunitas. Dengan demikian, kegiatan touring dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Dukungan Penuh Pemerintah Kota Makassar
Pemerintah Kota Makassar menyatakan komitmen penuh untuk mendukung inisiatif menjadikan Makassar sebagai pusat touring. Munafri Arifuddin secara langsung menyampaikan keinginannya kepada pengurus pusat HDCI. Ia berharap Makassar dapat ditetapkan sebagai salah satu titik mandatory touring di Indonesia, khususnya untuk wilayah Sulawesi.
Munafri mengusulkan agar Makassar menjadi titik kumpul utama bagi kegiatan touring di Sulawesi. Peserta touring nantinya dapat menjelajahi berbagai daerah seperti Kendari dan Manado. Namun, titik awal dan akhir kegiatan tetap berada di Makassar, dengan dukungan penuh dari pemerintah kota.
Dukungan ini merupakan bagian dari visi pembangunan kota menuju Makassar yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan. Pemerintah kota melihat komunitas seperti HDCI bukan sekadar penyalur hobi. Mereka memiliki potensi besar dalam membangun jejaring yang bermanfaat bagi anggota dan masyarakat.
Peran Komunitas dalam Pembangunan Kota
Munafri Arifuddin menekankan peran strategis komunitas seperti HDCI dalam mendukung visi pembangunan Kota Makassar. Komunitas ini diharapkan tidak hanya fokus pada hobi mereka. Namun juga dapat berkontribusi aktif dalam berbagai aspek kemasyarakatan.
Wali Kota yang akrab disapa Appi ini mengajak seluruh anggota HDCI untuk terus menjaga kekompakan dan memperkuat solidaritas. Selain itu, ia berharap HDCI dapat berperan aktif dalam mengkampanyekan keselamatan berlalu lintas. Ini menunjukkan harapan pemerintah agar komunitas dapat menjadi agen perubahan positif.
Dengan kepengurusan periode 2025–2028, Munafri berharap HDCI dapat semakin solid dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kunjungan dan kegiatan komunitas diharapkan memberikan pengalaman baru. Baik dari sisi destinasi wisata maupun ragam kuliner khas Kota Makassar bagi para peserta.
Sumber: AntaraNews