Twitter ketiban sial, saham jatuh dan kehilangan jutaan pelanggan
Twitter, hingga akhir tahun lalu, dilaporkan kehilangan 2 juta pelanggan setianya.
Twitter, hingga akhir tahun lalu, dilaporkan kehilangan 2 juta pelanggan setianya. Selain itu, nilai saham media sosial ini juga anjlok hingga mencapai 12 persen.
Dilansir dari CNN Money, Kamis (11/2), Twitter tercatat memiliki 305 juta pengguna aktif di akhir 2015. Angka ini jauh di bawah kompetitornya seperti Facebook yang mencapai 1,6 miliar hingga Instagram sebesar 400 juta pengguna.
Meski Twitter masih menarik untuk lokasi beriklan, namun, pertumbuhan pendapatannya lambat. Jajaran manajemen, produk, desain, dan layanan baru tidak mampu menggenjot pemasukannya.
CEO Twitter, Jack Dorsey, mengaku pihaknya telah memiliki sejumlah langkah antisipasi mengenai permasalahan ini. Twitter tengah mengembangkan sebuah layanan baru.
Tercatat, penjualan Twitter pada 2015 sebesar USD 710 juta atau naik 48 persen dari 2014 sebesar USD 479 juta. Sementara, Twitter hingga akhir tahun lalu masih mengalami kerugian. Rugi Twitter pada 2015 sebesar USD 90 juta atau menurun 28 persen dari 2014 sebesar USD 125 juta.
Baca juga:
Gara-gara heboh stiker gay, Aa Gym stop pakai Line
Twitter berinovasi sampai bisa 'kepoin' orang tanpa log in
Iklan bayi berbadan monyet berkepala anjing bikin heboh dunia
Polisi Malaysia awasi akun Twitter pengkritik PM Najib
125 Akun radikal berhubungan dengan ISIS diblokir Twitter
Cuma 10 bulan, Twitter 'bunuh' ratusan ribu akun teroris