Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cuma 10 bulan, Twitter 'bunuh' ratusan ribu akun teroris

Cuma 10 bulan, Twitter 'bunuh' ratusan ribu akun teroris Twitter. ©2013 Mashable.com

Merdeka.com - Jejaring sosial sudah menjadi rumah kedua bagi kelompok teroris seperti ISIS. Sejak tahun lalu, ISIS dan banyak pendukungnya berkomunikasi dan menyebar propaganda lewat Twitter hingga Telegram. Tidak mau hal ini berlanjut, Twitter mengambil langkah untuk memburu akun-akun ekstrimis di jejaring sosialnya.

Lewat postingan terbaru di blog resmi mereka, Twitter mengaku telah memblokir sekitar 125.000 akun yang mempromosikan gerakan terorisme sejak bulan Mei 2015. Dari jumlah itu, puluhan ribunya diklaim menjadi milik pendukung ISIS.

Twitter juga mengatakan bila pihak tidak menggunakan program khusus untuk melakukan pemblokiran massal itu. Mereka memblokir akun-akun yang melanggar aturan Twitter soal terorisme atau dilaporkan pengguna lain mempromosikan tindak kekerasan.

Agar Twitter terus bersih dari propaganda terorisme, Twitter menambah anggota tim yang mengawasi masuknya laporan pengguna. Harapannya, apabila ada laporan soal terorisme atau tindak kekerasan, Twitter bisa segera menanganinya. (mdk/bbo)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP