LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Trivia Literasi Keuangan OJK Sulteng: 500 Rekening Simpel & 1.000 Polis Asuransi Terbuka di BLK 2025

OJK Sulteng sukses membuka 500 rekening Simpanan Pelajar dan 1.000 polis asuransi selama Bulan Literasi Keuangan 2025. Capaian ini perkuat inklusi finansial di Sulteng!

Minggu, 24 Agu 2025 12:19:00
ojk sulteng
OJK Sulteng sukses membuka 500 rekening Simpanan Pelajar dan 1.000 polis asuransi selama Bulan Literasi Keuangan 2025. Capaian ini perkuat inklusi finansial di Sulteng! (Merdeka.com)
Advertisement

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah mencatat capaian signifikan selama rangkaian Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2025. Selama periode tersebut, OJK Sulteng berhasil membuka 500 rekening Simpanan Pelajar (Simpel) dan menerbitkan 1.000 polis asuransi pelajar. Selain itu, program ini juga sukses membuka 200 tabungan emas bagi mahasiswa, menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan inklusi keuangan di kalangan generasi muda.

Keberhasilan ini merupakan buah dari kolaborasi erat antara Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Palu dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Sulteng. Sinergi yang terjalin selama periode 1 Juli hingga 20 Agustus 2025 ini menjadi kunci utama dalam mencapai target yang telah ditetapkan. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkenalkan produk dan layanan keuangan kepada masyarakat sejak dini, khususnya pelajar dan mahasiswa.

Puncak acara Bulan Literasi Keuangan 2025 diselenggarakan di Auditorium Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, dengan dihadiri lebih dari 1.000 peserta. Mereka terdiri dari 500 siswa SD dan SMP, 300 kepala sekolah, serta 200 mahasiswa. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi OJK Sulteng bersama pemerintah daerah dan industri jasa keuangan untuk memperkuat sinergi dalam mewujudkan masyarakat yang lebih melek finansial, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

Sinergi Kuat Dorong Literasi Keuangan di Sulteng

Kepala OJK Sulteng, Bonny Hardi Putra, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, industri jasa keuangan (IJK), dan lembaga pendidikan. Sinergi ini sangat diperlukan untuk memperluas akses produk tabungan dan meningkatkan kesadaran menabung di masyarakat. Selain itu, kolaborasi ini juga mendorong adopsi produk keuangan berkelanjutan, memastikan masyarakat memiliki pemahaman yang baik tentang pengelolaan finansial.

Advertisement

Capaian dalam Bulan Literasi Keuangan ini menunjukkan komitmen bersama dalam membangun fondasi keuangan yang kuat bagi generasi mendatang. Dengan melibatkan berbagai pihak, program literasi keuangan dapat menjangkau segmen masyarakat yang lebih luas. Hal ini akan membantu menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif dan stabil di Sulawesi Tengah.

Pada kesempatan ini, OJK Sulteng juga memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang berkontribusi aktif dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan. Penghargaan diberikan dalam berbagai kategori, termasuk industri jasa keuangan literasi keuangan teraktif, jumlah peserta terbanyak, serta siswa paling aktif menabung. Pemberian penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi lebih banyak pihak untuk terlibat dalam upaya peningkatan literasi keuangan.

Advertisement

Program Edukasi Keuangan Berkelanjutan

Program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) menjadi salah satu pilar penting dalam upaya peningkatan literasi keuangan di Sulawesi Tengah. Hingga saat ini, GENCARKAN telah mencatat 173 kegiatan edukasi dengan total 8.805 peserta. Kegiatan ini menyasar 10 segmen prioritas, termasuk kalangan mahasiswa, yang menunjukkan komitmen untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat.

Edukasi keuangan yang berkelanjutan sangat krusial untuk memastikan pemahaman masyarakat tentang produk dan layanan keuangan terus meningkat. Dengan adanya program seperti GENCARKAN, masyarakat diharapkan mampu membuat keputusan finansial yang lebih bijak. Hal ini pada akhirnya akan mendukung stabilitas ekonomi daerah dan nasional.

Penutupan BLK 2025 menjadi tonggak penting bagi OJK Sulteng dan seluruh pemangku kepentingan. Ini bukan hanya akhir dari satu rangkaian kegiatan, melainkan awal dari komitmen berkelanjutan untuk terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan. Upaya kolektif ini diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang lebih melek finansial, siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

Advertisement

Sumber: AntaraNews

Berita Terbaru
  • BRI Jadi Penyalur Terbesar Kredit Program Perumahan Nasional, Realisasi Tembus Rp9,21 Triliun
  • Menkop Target 30 Ribu Kopdes Merah Putih Beroperasi Agustus 2026, Siap Lawan Gempuran Produk Impor
  • Tak Main-Main, Pemerintah Bidik Tambahan 1.500 Km Jalan Tol Baru di Seluruh Indonesia
  • Harga Emas Pegadaian Kompak Naik Sabtu Pagi: Cek Rincian UBS, Antam, dan Galeri24
  • PGE Raih Pendanaan PGE Panas Bumi Rp8,61 Triliun untuk Tiga Proyek Strategis
  • bulan literasi keuangan
  • edukasi keuangan
  • fkijk
  • inklusi keuangan
  • konten ai
  • literasi keuangan
  • merdekaantara
  • ojk sulteng
  • polis asuransi
  • simpanan pelajar
  • tabungan emas
  • tpakd
Artikel ini ditulis oleh
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.