Transaksi pakai USD, pelemahan Rupiah tak berpengaruh di pelabuhan
Pihak pelabuhan mengaku belum mendapatkan arahan dari pemerintah untuk menggunakan Rupiah.
Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika (USD) tidak berdampak pada kinerja PT Pelindo III. Pasalnya, lalu lintas transaksi di perusahaan pelat merah tersebut masih banyak menggunakan dolar Amerika.
"Kebetulan di Pelindo III hampir secara keseluruhan, ya ada beberapa aktivitas kegiatan lah, komponen tarif ada yang menggunakan dolar, kemudian kegiatan-kegiatan luar negeri khususnya untuk kapal-kapal luar negeri mengenakan tarif dolar khususnya kegiatan peti kemas asing kita mengenakan itu," ucap Deputi General Manager PT Pelindo III Bambang Hasbullah kepada wartawan di Jakarta, Kamis (12/3).
Bambang mengakui saat ini masih ada transaksi menggunakan Rupiah. Kerugian transaksi Rupiah kemudian disubsidi oleh keuntungan transaksi menggunakan dolar Amerika. "kita saling subsidi silang saja. Kalau untuk kenaikan di sana sini, itu sudah pasti ada," katanya.
Direktur Utama PT Pelabuhan Tanjung Priok, Ary Herianto mengungkapkan penggunaan dolar dalam transaksi di pelabuhan lantaran pihaknya belum mendapatkan arahan dari pemerintah untuk menggunakan Rupiah. "Sampai sekarang ketentuan yang ada, SK penarifan masih pakai SK yang USD, kira-kira seperti itu. Kita mengacu ke sana," tuturnya.
Untuk diketahui, sejumlah pengusaha dalam negeri pernah mengelukan penggunaan mata uang asing dalam transaksi di pelabuhan.
Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Tenaga Kerja Benny Soetrisno sempat melayangkan keluhan tersebut. Benny menyebut di dalam undang-undang tertuang transaksi mata uang rupiah sebagai alat tukar dalam negeri.
"Tarif harus menggunakan rupiah. Kalau pakai dollar bisa dipidanakan. (Sementara) di Pelindo, transaksinya menggunakan dolar," keluh Benny beberapa waktu lalu.
Baca juga:
Rupiah terus melemah, JK berkilah ekonomi telah dilonggarkan
Meski rupiah babak belur, BI nilai ekonomi Indonesia masih aman
Presiden Jokowi: Rp 13.200 per USD, BI saja tenang saya juga tenang
Rupiah terus melemah, Jokowi rapat lagi dengan Gubernur BI dan OJK
Dibanding SBY, Jokowi dinilai lebih cuek saat Rupiah melemah
Rupiah terpuruk, pemerintah jangan cuma alasan ekonomi global